PSS Sleman Kalah Dramatis di Final, Rekor Kandang Akhirnya Pecah
PSS Sleman gagal juara usai kalah adu penalti dari Garudayaksa. Rekor kandang pecah, fokus jadi evaluasi utama.
Pohon tumbang di Jalan Lembah UGM, Karang Malang, Caturtunggal, Depok, Sleman pada Sabtu (25/1/2026) yang menyebabkan dua orang meninggal dunia./Harian Jogja -- Catur DwiJanati
Harianjogja.com, SLEMAN—Peristiwa angin kencang di Sleman kembali memakan korban jiwa seusai sebuah pohon randu tumbang di Jalan Lembah UGM, Karang Malang, Caturtunggal, Depok, dan menimpa dua orang pengendara sepeda motor yang tengah melintas.
Insiden itu terjadi di kawasan padat aktivitas sekitar Universitas Gadjah Mada (UGM), tepatnya di sisi Polsek Bulaksumur, saat embusan angin kencang menerpa pepohonan di wilayah tersebut. Sejumlah warga mengaku mendengar suara tumbangnya pohon dengan intensitas yang tidak biasa.
Seorang warga setempat, Yahya, menuturkan dirinya sedang berada di teras rumah ketika peristiwa itu terjadi. Ia mendengar suara keras disertai debu dan daun yang beterbangan hingga ke arah rumahnya.
“Angin sama daun-daun sama debu, kaya lindu (gempa),” ujarnya pada Sabtu (24/1/2026).
Menurut Yahya, sebelum pohon tumbang, suara angin kencang sudah lebih dulu terdengar menghantam pepohonan di sekitar lokasi. Tidak lama berselang, suara retakan keras muncul saat pohon ambruk, disusul debu dan dedaunan yang berhamburan.
Seusai kejadian, warga di sekitar lokasi segera mendekat untuk melihat kondisi di lapangan. Yahya mengaku sempat melihat langsung sepeda motor yang tertimpa pohon beserta dua orang yang berada di atasnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sleman, Raden Haris Martapa, menjelaskan angin kencang menyebabkan sejumlah pohon tumbang di berbagai titik di Sleman. Salah satu kejadian tersebut berujung pada korban meninggal dunia.
“Ini di kawasan UGM, kebetulan ini di samping Polsek Bulaksumur, ada satu pohon besar, pohon randu tadi tumbang. Kemudian ada yang sedang lewat,” terang Haris.
Haris menyampaikan, dua orang yang sedang melintas di lokasi kejadian tertimpa pohon tersebut. Ia menambahkan, korban kemudian dievakuasi oleh petugas dan dibawa ke fasilitas kesehatan.
“Dari kepolisian sedang mengidentifikasi nanti untuk korbannya. Tapi korban sudah dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara. Iya [korban] meninggal dunia,” tandasnya.
Kapolsek Bulaksumur, AKP Subilal, mengonfirmasi adanya dua korban jiwa dalam peristiwa pohon tumbang akibat angin kencang di Sleman tersebut. Berdasarkan dugaan awal, kondisi akar pohon dinilai tidak cukup kuat menahan terpaan angin.
“Sebenarnya [akarnya] enggak [lapuk], cuma karena mungkin akarnya kurang kuat saja. Jadi rungkat kena angin,” ujarnya. Peristiwa angin kencang di Sleman ini menambah catatan kejadian pohon tumbang yang terjadi di tengah cuaca ekstrem yang masih berpotensi berlangsung di wilayah tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSS Sleman gagal juara usai kalah adu penalti dari Garudayaksa. Rekor kandang pecah, fokus jadi evaluasi utama.
Toyota mencatat permintaan Veloz Hybrid menembus 10 ribu unit di tengah kenaikan harga BBM dan meningkatnya minat mobil hemat bahan bakar.
Dua wisatawan asal Karawang ditemukan meninggal tertimbun longsor di jalur menuju Curug Cileat, Subang, Jawa Barat.
Manchester City menjuarai Piala FA 2026 setelah mengalahkan Chelsea 1-0 lewat gol Antoine Semenyo di Stadion Wembley.
Kunjungan wisatawan di Malioboro Jogja meningkat selama long weekend Kenaikan Isa Almasih, terutama pada sore hingga malam hari.
Persija Jakarta menang 3-1 atas Persik Kediri di Stadion Brawijaya lewat dua gol Gustavo Almeida pada pekan ke-33 Super League.