DPRD DIY Ungkap Masalah Serius Sektor Pertanian, Ini Penjelasannya
DPRD DIY ungkap irigasi rusak, petani kesulitan air, hingga alih fungsi lahan yang ancam ketahanan pangan.
PSIM Jogja/Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Panitia pelaksana (Panpel) laga Derbi Mataram, PSIM Jogja kontra Persis Solo menaikkan kuota penonton menjadi 9.000 orang, dengan prioritas tiket untuk suporter tuan rumah dan pengamanan ekstra.
Kuota yang diberikan untuk laga di Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul, Jumat (6/2/2026) tersebut, naik dari kuota 8.000 pada laga kandang sebelumnya melawan Persebaya Surabaya.
Kuota penonton tersebut disertai pengaturan penjualan tiket yang diprioritaskan untuk suporter tuan rumah agar mengantisipasi potensi kehadiran pendukung tim tamu. Panpel lebih dulu menyalurkan tiket melalui dua wadah suporter resmi PSIM, Brajamusti dan Maident.
“Kita sudah menyampaikan kepada dua wadah suporter ini bahwa kuota yang kita berikan ada di 9.000. Mudah-mudahan ini juga mendapat rekomendasi dari pihak kepolisian. Intinya 9.000,” ujar Ketua Panpel PSIM, Wendy Umar, Selasa (3/2/2026).
Wendy menjelaskan, penjualan tiket online baru dibuka jika kuota dari dua wadah suporter belum terserap penuh, dengan penyaringan ketat.
“Penjualan tiket akan kita maksimalkan dulu lewat dua wadah suporter, baik Brajamusti maupun Maident. Apabila masih tersedia, baru kita buka opsi daring dengan filter NIK DIY dan rekam pembelian tiket laga PSIM sebelumnya,” jelasnya.
Skema ini disiapkan untuk memberikan jaminan keamanan bagi pihak kepolisian serta mengantisipasi hal-hal tidak diinginkan mengingat laga ini sarat gengsi.
Terkait pengamanan, Wendy menyebut koordinasi intensif terus dilakukan dengan aparat kepolisian. Rakor pengamanan dijadwalkan di Polda DIY pada Rabu (4/2/2026), melibatkan Panpel, manajemen PSIM, dua wadah suporter PSIM, serta undangan Panpel dan koordinator suporter Persis Solo.
“Ini adalah Derbi Mataram, kedua tim memiliki sejarah luar biasa. Besok siang kami ada Rakorpam di Polda dengan Panpel, manajemen PSIM, dua wadah suporter PSIM, dan juga undangan Panpel serta koordinator suporter Persis Solo,” ucap Wendy.
Panpel menegaskan komitmen agar suporter tim tamu tidak hadir ke Jogja. Pengamanan ekstra juga disiapkan di perbatasan DIY-Jawa Tengah untuk mencegah kedatangan suporter Persis Solo.
“Fokus utama kami adalah agar pertandingan berjalan lancar sebelum, selama, dan sesudah laga. Penonton datang aman, pulang aman, begitu juga pemain dan ofisial kedua tim,” tambahnya.
Wendy menekankan, evaluasi dari laga kandang sebelumnya melawan Persebaya Surabaya menjadi perhatian serius, terutama karena masih ditemukan sebagian suporter tamu di stadion, sehingga menjadi dasar penguatan pengamanan pada Derbi Mataram kali ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD DIY ungkap irigasi rusak, petani kesulitan air, hingga alih fungsi lahan yang ancam ketahanan pangan.
DisperinkopUKM Kulonprogo mempercepat pendampingan sertifikasi halal gratis bagi UMKM sebelum kuota Sehati DIY ditutup akhir Mei 2026.
PBB mendesak investigasi independen atas dugaan penyiksaan dan kematian tahanan Palestina di pusat penahanan Israel.
Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Super League 2025/2026 usai menang dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Parepare.
Simak jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Senin 18 Mei 2026 dari Stasiun Yogyakarta sampai Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
Cek jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Senin 18 Mei 2026 lengkap dari Palur sampai Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.