Advertisement
Takjil Gratis Ramadan 1447 H di UMY Capai 4.000 Porsi
Takjil gratis Ramadan 1447 H UMY dibagikan 4.000 porsi per hari selama 20 hari dengan layanan drive thru dan masjid. - Istimewa/UMY.
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Program takjil gratis Ramadan 1447 H di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) kembali digelar dengan total 4.000 porsi per hari untuk mahasiswa. Kegiatan sosial ini resmi dimulai Rabu (18/2) dan berlangsung selama 20 hari pertama Ramadan di kawasan Kampus Terpadu UMY.
Sebanyak 4.000 paket takjil didistribusikan setiap hari melalui dua skema layanan, yakni drive thru di Selasar Gedung Ar Fachruddin A dan pembagian langsung di Masjid K.H. Ahmad Dahlan. Skema ini dirancang untuk menjangkau mahasiswa dengan mobilitas beragam, baik yang membawa kendaraan maupun yang beraktivitas di area masjid.
Advertisement
Rektor UMY, Achmad Nurmandi, menjelaskan program takjil gratis Ramadan 1447 H tersebut merupakan agenda rutin kampus setiap bulan puasa dengan mempertimbangkan pola aktivitas mahasiswa. Program dijalankan setiap hari selama kurang lebih 20 hari. Biasanya, memasuki 10 hari terakhir Ramadan, sebagian mahasiswa mulai mudik sehingga pada hari ke-15 dan seterusnya jumlah penerima cenderung menurun.
“Rata-rata pelaksanaan efektif pada 20 hari awal Ramadan karena saat itu mahasiswa masih aktif berkuliah dan beraktivitas di kampus,” jelasnya.
BACA JUGA
Dari sisi kualitas, menu takjil gratis Ramadan 1447 H di UMY tidak hanya berfokus pada rasa kenyang, tetapi juga mengedepankan prinsip gizi seimbang. Kandungan protein, vitamin, karbohidrat, serta nutrisi lain menjadi perhatian dalam penyusunan menu harian agar kebutuhan asupan mahasiswa tetap terjaga selama berpuasa.
“Menunya kami upayakan bergizi seimbang. Ada protein, sayur-mayur, dan vitamin. Sumber protein juga diperhatikan, baik hewani maupun nabati. Jadi mahasiswa tidak hanya sekadar berbuka, tetapi juga mendapatkan asupan yang sehat setelah seharian berpuasa,” katanya.
Mahasiswa Program Studi Keperawatan angkatan 2023, Lailia Alfi Nur Fathonah, menilai sistem drive thru dalam program takjil gratis Ramadan 1447 H UMY memberikan fleksibilitas bagi mahasiswa dengan mobilitas berbeda. Kehadiran dua opsi layanan dinilai semakin mempermudah akses penerima manfaat.
“Dengan adanya dua layanan itu justru lebih mempermudah. Mahasiswa yang membawa kendaraan bisa langsung mengambil tanpa harus turun. Sementara yang tidak membawa kendaraan tetap bisa mendapatkan takjil di masjid. Bahkan bisa sekalian mengikuti pengajian atau berkumpul dengan teman. Jadi opsinya banyak dan memudahkan,” ungkap Lailia.
Ia berharap program takjil gratis Ramadan 1447 H UMY dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang karena memberikan dampak positif bagi mahasiswa, terutama bagi mereka yang belum sempat menyiapkan makanan berbuka. Selain membantu kebutuhan berbuka puasa, kegiatan ini turut memperkuat kepedulian sosial dan kebersamaan sivitas akademika selama Ramadan 1447 H di lingkungan kampus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan
Advertisement
Berita Populer
- Bus DAMRI Jogja-YIA, Cek Jadwal Lengkap 18 Februari 2026
- Jadwal Bus Sinar Jaya Rute Jogja-Parangtritis dan Baron, 18 Februari
- Cuaca DIY Rabu 18 Februari 2026: Sebagian Besar Hujan Petir
- Top 10 Harian Jogja, 18 Februari 2026: Banjir di Ngawen-Awal Puasa
- Pemadaman Listrik Hari Ini: Logandeng, Playen dan Sekitarnya Terdampak
Advertisement
Advertisement







