Advertisement
UMKM Kulonprogo Didorong Segera Urus Sertifikasi Halal di Ramadan
Ilustrasi UMKM / Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, KULONPROGO—Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kulonprogo kini menggiatkan ajakan bagi para pelaku UMKM makanan dan minuman untuk segera mengurus sertifikasi halal.
Momentum Ramadan menjadi titik penting karena konsumsi masyarakat meningkat signifikan, sehingga kepastian kehalalan produk menjadi kebutuhan mendesak bagi umat Islam. Banyak penjual takjil masih belum melengkapi sertifikasi halal untuk produknya, padahal hal ini seharusnya menjadi prioritas.
Advertisement
Ketua MUI Kulonprogo, Muhammad Jumarin, menjelaskan, konsumen seringkali tidak mengecek kehalalan produk saat membeli takjil untuk berbuka. Ia mencontohkan, produk ayam potong, apakah benar disembelih sesuai syariat atau belum, karena sejumlah rumah potong hewan belum memiliki sertifikasi halal.
"Sudah dipotong syari atau tidak karena rumah potong hewan masih ada yang belum sesuai sertifikasi halal," ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (22/2/2026).
BACA JUGA
Jumarin menekankan peran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo dalam pengawasan dan penerapan sertifikasi halal, karena MUI hanya dapat memberikan imbauan moral. Menurutnya, pengawasan produk halal di Kulonprogo sejauh ini masih tergolong aman.
“Meski demikian, tetap penting seluruh UMKM memiliki sertifikat halal,” lanjut Jumarin.
Ia menambahkan, semangat UMKM Kulonprogo dalam mengurus sertifikasi halal menunjukkan gairah positif, namun pemantauan tetap diperlukan agar produk yang belum bersertifikat tetap aman bagi konsumen.”
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (DisperinkopUKM) Kulonprogo, Iffah Mufidati, menyatakan bahwa instansinya siap memberikan pendampingan bagi UMKM yang ingin memperoleh sertifikasi halal. Ia menegaskan, pihaknya hanya berperan sebagai fasilitator, bukan sebagai pemberi atau penetap sertifikasi halal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Laporan Media Inggris Sebut Mojtaba Khamenei Koma, Fakta Belum Terkuak
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Gusti Putri Dorong Solidaritas Perempuan DIY Lewat Agenda Mbok Mlayu
- Mudik Kulonprogo 2026: BPBD Ingatkan Jalur Longsor dan Cuaca Ekstrem
- Sleman Siapkan Rp30 Miliar Bangun Gedung Baru Perpustakaan Daerah
- Lurah Bohol Gunungkidul Divonis 1 Tahun Penjara Kasus Korupsi APBKal
- Kebakaran Bank BPD DIY KCP Wirobrajan, Dana dan Data Nasabah Aman
Advertisement
Advertisement








