Simulasi Bencana di Kepatihan Tingkatkan Kesiapsiagaan Penyelamatan
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Foto ilustrasi kamar hotel, dibuat menggunakan Artificial Intelligence. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA — Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY memasang target optimistis dengan proyeksi tingkat keterisian kamar atau okupansi mencapai 85 persen pada periode libur Idulfitri 1447 Hijriah.
Langkah ini diambil menyusul prediksi arus mudik nasional yang menempatkan wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai salah satu destinasi utama dengan perkiraan kunjungan mencapai 8,2 juta orang tahun ini.
Ketua PHRI DIY, Deddy Pranowo, menyatakan kesiapan penuh seluruh unit hotel dan restoran anggota dalam menyambut lonjakan wisatawan pasca-masa sepi di bulan Ramadan. Meski angka prediksi pemudik dari Kementerian Perhubungan sangat tinggi, pihaknya berharap hal tersebut tidak menyurutkan minat pelancong ke Jogja akibat kekhawatiran akan kemacetan lalu lintas maupun kesulitan mendapatkan akomodasi kamar.
“Target okupansi kita periode Lebaran tanggal 17 sampai dengan 31 Maret di rata-rata 85 persen, baik bintang maupun nonbintang anggota PHRI DIY. Dan kita berharap wisatawan memilih akomodasi yang legal,” tegas Deddy, Rabu (11/3/2026).
Ia mengakui bahwa melemahnya daya beli masyarakat akibat kondisi ekonomi nasional menjadi tantangan tersendiri, sehingga pendapatan sektor perhotelan diprediksi akan cenderung stagnan jika dibandingkan dengan pencapaian tahun lalu.
Guna menjaga ekosistem pariwisata yang sehat, PHRI DIY telah menyepakati komitmen bersama untuk tidak menerapkan praktik "aji mumpung" terkait tarif menginap.
Pihak asosiasi akan memberlakukan pengawasan ketat terhadap penerapan batas atas dan batas bawah harga kamar, dengan sanksi tegas berupa Surat Peringatan (SP) hingga pencabutan keanggotaan bagi hotel yang melanggar ketentuan tersebut. Selain itu, untuk menjamin kelancaran operasional, hotel-hotel di bawah naungan PHRI telah mengamankan rantai pasok bahan pangan melalui kerja sama strategis dengan pemasok UMKM lokal.
Wisatawan yang berencana menghabiskan waktu libur Lebaran di Jogja diimbau untuk melakukan pemesanan akomodasi lebih awal melalui kanal resmi. Deddy menyarankan agar reservasi dilakukan jauh-jauh hari dengan memverifikasi ulang nomor telepon dan nomor rekening tujuan guna menghindari penipuan.
Seluruh informasi mengenai hotel dan restoran legal dapat diakses secara transparan melalui situs web resmi PHRI DIY untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengunjung selama berada di wilayah Yogyakarta
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
KPK mulai memeriksa 11 saksi kasus dugaan pemerasan izin tinggal WNA yang menyeret Silmy Karim dan tujuh tersangka lainnya.
DPRD Kabupaten Magelang menyetujui Perda Dana Cadangan Pilkada 2029 senilai Rp65 miliar untuk mendukung penyelenggaraan pemilihan bupati dan wakil bupati.
Ancaman DBD di Indonesia terus meluas. Guru Besar UMY mendorong pemetaan risiko berbasis GWR untuk pencegahan yang lebih tepat sasaran.
Pemkot Pekalongan kembali memasang portal Jembatan Lodji Lama untuk melindungi cagar budaya dan mencegah kerusakan akibat kendaraan berat.
Bansos Digital siap diluncurkan nasional pada akhir 2026. Prabowo akan mengecek langsung uji coba sistem Perlinsos Digital pada Juli.