Advertisement

Tol Jogja Solo Segmen Prambanan-Purwomartani Pangkas Waktu 30 Menit

Catur Dwi Janati
Senin, 16 Maret 2026 - 09:37 WIB
Sunartono
Tol Jogja Solo Segmen Prambanan-Purwomartani Pangkas Waktu 30 Menit Pengendara menempelkan kartu tol di Gerbang Tol Purwomartani pada Senin (16/3/2026). - Harian Jogja // Catur Dwi Janati 

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN—Pengoperasian secara fungsional jalur Tol Jogja-Solo segmen Prambanan-Purwomartani selama periode Lebaran 2026 menjadi kabar baik bagi para pemudik.

Jalur sepanjang 12 kilometer ini diproyeksikan mampu memangkas waktu tempuh secara signifikan, memberikan alternatif perjalanan yang jauh lebih cepat dibandingkan melalui jalur arteri konvensional.

Advertisement

Direktur Utama PT Jasamarga Jogja-Solo (JMJ), Rudy Hardiansyah, mengungkapkan bahwa meskipun ada batasan kecepatan, efisiensi waktu yang didapat tetap sangat terasa. Dengan batas kecepatan maksimal 40 km/jam demi faktor keamanan, jarak 12 kilometer dari Purwomartani hingga Prambanan diperkirakan hanya memakan waktu sekitar 10 menit.

"Waktu tempuhnya di sekitar 10 menit dari Purwomartani sampai Prambanan. Jadi ada penghematan apabila dibandingkan dengan di luar [arteri] bisa sampai 30 menit sampai 40 menit," ujar Rudy pada Senin (16/3/2026).

Meskipun statusnya masih fungsional dan tidak dikenakan tarif alias gratis, setiap pengendara tetap diwajibkan melakukan penempelan kartu uang elektronik (tapping) di gerbang tol.

Prosedur ini tetap dilakukan karena sistem transaksi jalur ini terintegrasi dengan Klaster 3 Tol Trans-Jawa, sehingga pendataan volume kendaraan tetap berjalan secara sistematis.

Aspek keselamatan menjadi prioritas utama pengelola, mengingat kondisi fisik jalan tol yang belum rampung sepenuhnya 100 persen. Oleh karena itu, Rudy menegaskan bahwa hanya kendaraan Golongan I non-bus (kendaraan kecil) yang diizinkan melintasi segmen ini untuk meminimalisir risiko selama masa fungsional Lebaran.

Pembatasan jenis kendaraan ini dilakukan semata-mata untuk menjamin keamanan para pengguna jalan yang melintas di tengah proses konstruksi yang masih berjalan di beberapa titik.

Dengan adanya segmen fungsional ini, beban kepadatan di jalan raya nasional Solo-Jogja diharapkan dapat terurai, sehingga mobilitas masyarakat di wilayah Sleman dan sekitarnya tetap terjaga kelancarannya selama hari raya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Gugatan Roy Suryo soal KUHP dan UU ITE Ditolak MK

Gugatan Roy Suryo soal KUHP dan UU ITE Ditolak MK

News
| Senin, 16 Maret 2026, 13:17 WIB

Advertisement

Batagor Yunus Bandung Jadi Buruan Pemudik Saat Lebaran

Batagor Yunus Bandung Jadi Buruan Pemudik Saat Lebaran

Wisata
| Minggu, 15 Maret 2026, 20:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement