Tol Jogja-Solo di Ringroad Kronggahan Rampung Oktober 2026, Desember Fungsional
Tol Jogja-Solo Paket 2.2 di Kronggahan ditargetkan rampung Oktober 2026, termasuk Ramp On dan Ramp Off yang terhubung ke Jogja-Bawen.
Potret pengendara yang hendak kejujuran Gerbang Tol Purwomartani namun diarahkan Google Maps ke arah jalan area persawahan dan kampung pada Selasa (24/3/2026)./Harian Jogja -- Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, SLEMAN—Rute alternatif menuju Gerbang Tol Purwomartani yang sempat membuat pemudik tersasar resmi dihapus dari Google Maps. Kini, akses menuju gerbang tol tersebut hanya melalui jalur utama Jalan Jogja–Solo.
Langkah ini diambil setelah banyak pengendara diarahkan aplikasi navigasi ke jalur persawahan dan jalan kampung yang tidak memadai. Dalam beberapa hari terakhir, pemudik yang mengikuti petunjuk Google Maps justru melintasi jalan perusahaan hingga jalan sempit di area permukiman.
Di lapangan, kendaraan bahkan sempat terlihat melintasi jalan tanah di kawasan persawahan utara gerbang tol, sebelum akhirnya tersambung ke Jalan Cangkringan dan keluar ke Jalan Solo. Kondisi tersebut memicu antrean panjang sekaligus meningkatkan risiko keselamatan karena infrastruktur jalan yang terbatas.
Menanggapi situasi ini, PT Jasamarga Jogja-Solo (JMJ) langsung melakukan penyesuaian rute digital dan pemasangan rambu fisik di lapangan.
"Info dari teman-teman lapangan untuk jalur yang menuju Gerbang Tol Purwomartani itu sudah untuk Google Maps-nya sudah dihapus," terang Rachmat, Selasa (24/3/2026) malam.
Selain penghapusan rute digital, petugas juga disiagakan untuk mengarahkan pengendara agar tidak kembali tersasar. Rambu-rambu tambahan dipasang untuk memperjelas jalur resmi menuju gerbang tol.
"Sementara teman-teman di lapangan juga standby dan kami juga sudah memasang rambu-rambu yang akan mengarah ke gerbang tol," tandasnya.
Dengan kebijakan ini, seluruh pengendara kini diwajibkan mengakses GT Purwomartani melalui Jalan Jogja–Solo sebagai satu-satunya jalur resmi.
"Betul, untuk saat ini hanya dari jalur Jogja-Solo yang dapat diakses," tegasnya.
Sebelumnya, sejumlah pemudik mengaku tersasar akibat mengikuti petunjuk aplikasi navigasi. Salah satunya Damar yang hendak kembali ke Jakarta.
"Iya diarahin Google Maps. Tujuannya memang tol. Sebenarnya tuh tembus enggak ya," ungkapnya.
Damar mengaku sempat ragu saat diarahkan ke jalan persawahan, namun tidak bisa berbalik arah karena kondisi jalan sempit.
"Diarahin Google Maps, jadi kok tiba-tiba ke sawah, sempet ragu, tapi mau puter balik sudah enggak bisa lagi," ujarnya.
Pengalaman serupa dialami Haryono yang memilih jalur alternatif karena Jalan Solo terpantau padat di aplikasi.
"Tadi dari Tajem, buka Google Maps, karena Jalan Solo yang Adisucipto sudah merah semua," ungkapnya.
Namun, jalur yang dilalui justru berupa jalan tanah dan akses seadanya di area persawahan.
"Jalannya seadaanya, jalan sawah," ujarnya.
"Wah ya, masih jalan tanah. Belum rata semua," imbuhnya.
Dengan penghapusan rute alternatif ini, diharapkan tidak ada lagi pemudik yang tersasar saat menuju GT Purwomartani, terutama pada periode arus balik Lebaran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tol Jogja-Solo Paket 2.2 di Kronggahan ditargetkan rampung Oktober 2026, termasuk Ramp On dan Ramp Off yang terhubung ke Jogja-Bawen.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Rabu 30 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini. Cek tarif dan jamnya.
Erick Thohir meminta Timnas Indonesia tak meremehkan Bangladesh pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.