Kasus Kebakaran di Bantul Melonjak, Karhutla Mendominasi selama September
Kasus kebakaran di Bantul mencapai 326 kejadian hingga 21 September 2026. Karhutla melonjak dan menjadi pemicu utama kenaikan kasus.
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X, saat menyampaikan pesan kepada aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Bantul untuk menjaga kinerja di tengah efisiensi anggaran dalam acara Syawalan di Kompleks Parasamya Pemkab Bantul, Jumat (10/4/2026). - Harian Jogja/Yosef Leon
Harianjogja.com, BANTUL—Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X, mendorong aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Bantul tetap menjaga kinerja yang inovatif dan kreatif meski menghadapi efisiensi anggaran. Ia menekankan fokus kerja menjadi kunci agar pembangunan tetap berjalan optimal.
Pesan tersebut disampaikan saat syawalan bersama di Kompleks Parasamya Pemkab Bantul, di Bantul, Jumat (10/4/2026). Kegiatan ini dihadiri jajaran Pemda DIY dan Pemkab Bantul, termasuk panewu dan lurah.
Tekanan Anggaran Tak Boleh Turunkan Kinerja
Sultan menegaskan kondisi anggaran yang menurun tidak boleh menjadi alasan turunnya produktivitas ASN. Sebaliknya, situasi ini harus dijawab dengan kreativitas dalam menjalankan program kerja.
“Saya berharap ASN di sini juga makin inovatif dan kreatif. Lebih baik kita fokus, karena juga anggarannya kan juga menurun,” katanya.
Ia menilai, dengan fokus dan inovasi, target pembangunan tetap bisa tercapai meski ruang fiskal terbatas.
Optimisme Pertumbuhan Ekonomi DIY
Sultan juga menyinggung capaian ekonomi DIY yang pada tahun sebelumnya mencatatkan pertumbuhan 5,49 persen, tertinggi di Pulau Jawa. Capaian tersebut dinilai bisa dipertahankan bahkan ditingkatkan.
“Asal fokus juga tumbuh kok. Yang tahun lalu kita di DIY kan terbesar di se-Jawa. Jadi saya berharap dengan fokus di provinsi maupun kabupaten/kota, harapan saya menembus 6 lah tahun ini 2026,” ujarnya.
Pemkab Bantul Jaga Sinkronisasi Program
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, menyampaikan komitmen untuk menjaga keselarasan program pembangunan daerah dengan arah kebijakan Pemda DIY.
Fokus pembangunan diarahkan pada penguatan keluhuran budaya serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Semoga ke depan berbagai program strategis yang sudah dibangun ini akan membawa kemajuan dan kesejahteraan masyarakat baik di Bantul dan DIY pada umumnya,” katanya.
Syawalan Jadi Momentum Penguatan Kinerja
Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan syawalan ini dimanfaatkan untuk memperkuat arah kerja ASN di tengah tantangan efisiensi anggaran.
Dengan dorongan langsung dari Sultan, ASN diharapkan mampu menjaga kualitas pelayanan publik sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah tetap stabil.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus kebakaran di Bantul mencapai 326 kejadian hingga 21 September 2026. Karhutla melonjak dan menjadi pemicu utama kenaikan kasus.
BPKH mengajak generasi muda mulai merencanakan keuangan haji sejak dini sekaligus memanfaatkan platform digital untuk dakwah.
Zulhas memastikan manajer Kopdes yang ditempatkan jauh dari domisili akan disesuaikan ke koperasi terdekat setelah titik tersedia.
Kejagung menyebut kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi tata kelola MBG mencapai sekitar Rp10 triliun berdasarkan penghitungan BPKP.
Sebanyak 40 KDMP di Sleman sudah beroperasi hingga September 2026, sedangkan 46 lainnya masih berproses menjalankan unit usaha.
Bansos beras 30 kg kembali disalurkan Oktober-Desember 2026 untuk 33,24 juta penerima. Cek status penerima menggunakan NIK.