Jadwal Terbaru KRL Solo-Jogja 28 Mei 2026, Tarif Rp8.000 Sekali Jalan
Jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Kamis 28 Mei 2026 lengkap semua stasiun, tarif Rp8.000 dan jadwal keberangkatan pagi hingga malam.
Foto ilustrasi tempat kejadian perkara. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA— Lonjakan angka kecelakaan lalu lintas di Indonesia sejak 2022 dinilai telah memasuki tahap mengkhawatirkan hingga disebut sebagai “epidemi baru” yang kerap luput dari perhatian publik.
Fenomena ini dipicu meningkatnya mobilitas masyarakat pascapandemi 2022–2024, ketika aktivitas kembali normal namun perilaku berisiko di jalan masih terbawa, terutama di kalangan pengguna sepeda motor.
Dosen Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Noor Mahmudah mengungkapkan sepeda motor menjadi penyumbang terbesar kecelakaan dengan porsi mencapai 76,42 persen dari total insiden di Indonesia.
“Kelelahan atau microsleep dapat menurunkan kewaspadaan secara drastis. Ditambah penggunaan gawai saat berkendara, ini bukan lagi masalah individual, melainkan sudah menjadi epidemi,” ujarnya, Senin (13/4/2026).
Ia menjelaskan, persoalan kecelakaan tidak hanya bersumber dari perilaku pengendara, tetapi juga kondisi infrastruktur jalan yang belum memadai.
Di Daerah Istimewa Yogyakarta, misalnya, banyak ruas jalan telah naik status menjadi kolektor primer, tetapi kondisi fisiknya masih setara jalan kabupaten. Ketidaksesuaian ini memicu tingginya risiko kecelakaan.
“Sebagian besar jalan di sini fungsinya sudah ditingkatkan, tetapi fisiknya belum mengikuti. Banyak titik blind spot, jarak pandang tidak memenuhi standar, sementara kecepatan kendaraan yang melintas terus meningkat,” imbuhnya.
Sebagai solusi, Noor mendorong penerapan konsep forgiving road atau jalan yang memaafkan, yakni desain infrastruktur yang dirancang untuk mengantisipasi kesalahan manusia.
Konsep ini mencakup tiga pendekatan utama, yakni jalan yang memberikan informasi jelas kepada pengemudi melalui marka konsisten (self-explaining), jalan yang secara fisik mendorong perilaku aman seperti speed table (self-enforcing), serta jalan yang menyediakan ruang aman saat kendaraan kehilangan kendali (forgiving).
Pada aspek terakhir, ia menekankan pentingnya penerapan clear zone di sisi jalan, serta penggunaan safety barrier berbahan lentur dan crash cushion dari material plastik atau serat, bukan beton keras yang berisiko meningkatkan fatalitas.
“Jalan saja bisa memaafkan, bukan hanya manusia. Infrastruktur juga harus memberi kesempatan kedua bagi pengemudi yang mungkin sesaat lengah,” tegas Noor.
Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia DIY tersebut juga menyoroti pentingnya Audit Keselamatan Jalan yang dilakukan secara rutin, termasuk inspeksi malam hari untuk memastikan visibilitas marka dan lampu.
Selain itu, ia menyinggung penerapan sistem star rating jalan, dengan target jalan tol mencapai peringkat bintang empat dan jalan nasional minimal bintang tiga. Standar tersebut dinilai mampu menekan risiko fatalitas hingga 50 persen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Kamis 28 Mei 2026 lengkap semua stasiun, tarif Rp8.000 dan jadwal keberangkatan pagi hingga malam.
Maruti Suzuki India dikabarkan siap meluncurkan mobil flex fuel E100 berbasis etanol untuk Wagon R dan Fronx pada 2026 sebagai bagian dari transisi energi bersi
Tunggal putra Alwi Farhan lolos ke semifinal Singapore Open 2026 usai membungkam wakil Jepang Kodai Naraoka dua gim langsung 21-12, 21-17.
PSIM Jogja cenderung mempertahankan staf pelatih lokal musim depan. Jean-Paul Van Gastel fokus evaluasi tim dan peningkatan aspek taktik pemain.
Sapi kurban 1,1 ton di Sleman jadi sorotan. Dikirim sosok misterius TIW, daging melimpah hingga dibagikan lintas daerah.
Waspadai lonjakan kolesterol jahat (LDL) pasca-Iduladha. Kenali 5 gejala tubuh dari nyeri dada hingga sakit kepala seusai makan daging kambing.