Empat Perwira Raih Adhi Makayasa 2026, Tiga Alumni Taruna
Empat perwira terbaik meraih Adhi Makayasa 2026. Tiga di antaranya alumni SMA Taruna Nusantara dan menerima pangkat dari Prabowo.
Panen padi - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Penyerapan gabah dan beras petani di wilayah DIY menembus lebih dari 101 ribu ton setara beras hingga pertengahan April 2026, memperkuat cadangan pangan sekaligus menjaga stabilitas pasokan di tengah musim panen.
Capaian tersebut tercatat per Selasa (14/4/2026) dan menjadi salah satu indikator meningkatnya kinerja penyerapan hasil panen di tingkat daerah.
Pemimpin Perum Bulog Kanwil Yogyakarta, Dedi Aprilyadi, menyebut realisasi penyerapan telah mencapai 101.196,9 ton setara beras.
“Bulog DIY terus mengintensifkan penyerapan gabah dan beras petani sebagai bagian dari penugasan pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional,” katanya, Rabu (15/4/2026).
Jemput Pangan Percepat Serapan di Lapangan
Upaya penyerapan dilakukan secara aktif melalui Tim Jemput Pangan yang turun langsung ke sentra produksi di wilayah DIY dan sekitarnya.
Langkah ini memungkinkan hasil panen petani dapat segera terserap tanpa harus menunggu melewati jalur distribusi panjang.
Menurut Dedi, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif berbagai pihak yang terlibat dalam rantai produksi hingga distribusi pangan.
Kolaborasi dilakukan bersama TNI, Polri, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), pemerintah daerah, mitra penggilingan, hingga petani.
“Kolaborasi ini menjadi kunci dalam memastikan hasil panen petani dapat terserap dengan baik,” ujarnya.
Harga Terjaga dan Petani Didorong Jual ke Bulog
Bulog juga mengimbau petani untuk menjual gabah kering panen (GKP) kepada Bulog dengan harga Rp6.500 per kilogram sesuai ketentuan pemerintah.
Kebijakan ini bertujuan memberikan kepastian harga bagi petani sekaligus memperkuat cadangan pangan nasional.
Selain menguntungkan petani, penyerapan gabah dalam jumlah besar juga berdampak pada stabilitas harga beras di tingkat konsumen.
Dengan stok yang terjaga, Bulog dapat memastikan ketersediaan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) tetap aman.
Dedi menegaskan pihaknya akan terus mengoptimalkan penyerapan gabah sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan ekosistem pangan dari hulu hingga hilir.
“Bulog berkomitmen untuk terus hadir di tengah petani dan menyerap hasil panen secara maksimal,” katanya.
Pencapaian serapan di DIY tersebut merupakan bagian dari target nasional penyerapan gabah setara beras tahun 2026 yang ditetapkan pemerintah sebesar 4 juta ton.
Hingga pertengahan April 2026, realisasi penyerapan secara nasional telah mencapai sekitar 1,9 juta ton atau 48,7 persen dari target, dengan stok beras Bulog tercatat mencapai 4,7 juta ton dan diproyeksikan menembus 5 juta ton dalam waktu dekat.
Selain itu, pemerintah juga mengalokasikan anggaran sekitar Rp68,6 triliun untuk mendukung penyerapan gabah dan komoditas pangan lainnya guna menjaga stabilitas pasokan tanpa bergantung pada impor.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Empat perwira terbaik meraih Adhi Makayasa 2026. Tiga di antaranya alumni SMA Taruna Nusantara dan menerima pangkat dari Prabowo.
Bandara Husein Sastranegara kembali beroperasi mulai Agustus 2026 untuk melayani penerbangan domestik dan regional internasional.
BI mempertahankan BI Rate 5,75% pada Juli 2026. Airlangga berharap sektor riil dan pertumbuhan kredit tetap bergerak.
Meta deskripsi: Donny Ermawan Taufanto tetap menjabat Wamenhan usai dilantik sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia oleh Presiden Prabowo Subianto.
Pemerintah menyiapkan Tol Japek 2 Selatan dan Tol Prosiwangi untuk uji coba pendaratan jet tempur dalam kondisi darurat.
Bhayangkara FC melepas 15 pemain dan mempertahankan sejumlah pemain kunci untuk menghadapi Super League musim 2026/2027.