Garuda Vs Oman Malam Ini: Misi Perbaiki Ranking FIFA dan Putus Rekor
Timnas Indonesia menghadapi Oman di SUGBK, Jumat malam. Garuda memburu kemenangan pertama atas Oman sejak 1988 sekaligus tambahan poin ranking FIFA.
Foto ilustrasi hujan ringan. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Prakiraan cuaca DIY untuk Selasa (21/4/2026) menunjukkan kondisi yang kurang bersahabat dibanding hari sebelumnya. Sebagian besar wilayah diprediksi hujan ringan, sehingga masyarakat harus menyesuaikan apabila beraktivitas di luar ruangan.
Data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan lima kabupaten/kota di DIY memiliki kondisi cuaca yang bervariasi, terutama dari sisi potensi hujan, suhu, dan kelembapan udara.
Untuk Kota Jogja diprediksi hujan ringan dengan suhu berkisar 23–30 derajat Celsius. Kelembapan udara di Kota Jogja ini cukup tinggi, yakni 69–95.
Sementara itu, wilayah Kulonprogo dan Bantul diprediksi mengalami hujan ringan. Suhu di Kulonprogo berkisar 23–28 derajat Celsius dengan kelembapan 76-97 persen. Suhu di Bantul berkisar 22–30 derajat Celsius dengan kelembapan 73-99 persen.
Di Gunungkidul, suhu berada di kisaran 22–28 derajat Celsius dengan kelembapan 67–95 persen. Cuaca ini cukup mendukung dan bersahabat untuk aktivitas wisata, termasuk ke kawasan pantai dan gua, meskipun udara terasa hangat pada siang hari.
Sementara Sleman menjadi daerah yang perlu mendapat perhatian khusus. BMKG memprakirakan potensi hujan ringan dengan suhu 22–30 derajat Celsius dan kelembapan 71–93 persen.
Hujan diperkirakan terjadi pada siang hingga sore hari, sehingga masyarakat yang beraktivitas di wilayah ini disarankan untuk membawa perlengkapan antisipasi seperti payung atau jas hujan.
Wilayah Sleman, terutama kawasan Kaliurang dan sekitarnya, memang kerap memiliki potensi hujan lebih tinggi dibanding daerah lain di DIY, terutama pada masa peralihan musim.
Dengan kondisi ini, masyarakat di DIY dapat menyesuaikan rencana aktivitas harian. Wilayah Kota Jogja, Bantul, Kulonprogo, dan Gunungkidul relatif aman untuk kegiatan luar ruangan, sementara Sleman memerlukan kewaspadaan tambahan.
Kondisi ini sejalan dengan karakter cuaca masa peralihan musim yang memang kerap memunculkan hujan lokal di wilayah Sleman. Untuk itu diperlukan kewaspadaan lebih. Sementara bagi warga DIY dapat menyesuaikan agenda harian agar perjalanan, pekerjaan, dan aktivitas luar ruangan tetap aman serta tidak terganggu cuaca.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Timnas Indonesia menghadapi Oman di SUGBK, Jumat malam. Garuda memburu kemenangan pertama atas Oman sejak 1988 sekaligus tambahan poin ranking FIFA.
Polsek Kartasura mengamankan 21 motor knalpot brong dalam razia balap liar di Sukoharjo. Polisi akan terus lakukan patroli malam.
140 perajin tahu di Bandung terancam mogok produksi akibat harga kedelai impor naik hingga Rp11.000/kg dipicu pelemahan rupiah.
Telinga kanan berdenging sering dianggap mitos, padahal bisa jadi tanda tinnitus akibat gangguan pendengaran yang perlu diwaspadai.
Polisi memasang garis polisi berlapis di rumah korban dugaan pembunuhan bocah SD di Sragen dan meminta warga membantu penyelidikan.
Pemkab Bantul menyetop pengelolaan kawasan industri Piyungan oleh PT YIP karena dinilai mangkrak tanpa progres sejak 2016.