Pelajar Ditembak Airsoft Gun di Jalan Adisucipto, Polisi Buru Pelaku
Pelajar asal Tangerang Selatan terluka setelah diduga ditembak airsoft gun di Jalan Laksda Adisucipto, Sleman. Polisi masih memburu pelaku.
Foto ilustrasi jalan tol. - Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Progres pengadaan lahan Tol Jogja-Solo ruas Gamping–Kulonprogo baru mencapai 17,74 persen. Kondisi ini membuat pembangunan fisik tahap dua ditargetkan mulai dikerjakan pada 2027.
PT Jasamarga Jogja-Solo (JMJ) saat ini masih memprioritaskan penyelesaian konstruksi di segmen yang sudah berjalan, sembari menunggu proses pembebasan lahan rampung.
Direktur Utama PT Jasamarga Jogja-Solo, Rudy Hardiansyah, menjelaskan bahwa ruas Gamping–Kulonprogo merupakan bagian dari pembangunan tahap dua Tol Jogja-Solo. Hingga kini, proses pengadaan tanah masih berlangsung dan menjadi faktor utama belum dimulainya konstruksi.
“[Tol] bandara itu sebetulnya tahap dua. Jadi, tahap satunya kan memang ini sampai ke Maguwo, termasuk yang Junction Sleman. Nah, tahap duanya baru yang di dari Gamping sampai ke Kulonprogo, itu saat ini masih proses pengadaan tanah,” terang Rudy saat ditemui di Simpang Susun Purwomartani, Sabtu (25/4/2026).
Secara rinci, ruas Tol Jogja-Solo Paket 3.1 Gamping–Wates memiliki panjang 17,45 kilometer, sedangkan Paket 3.2 Wates–Purworejo mencapai 13,32 kilometer. Namun, secara keseluruhan, progres pengadaan lahan di kedua paket tersebut baru mencapai 17,74 persen.
Rudy menegaskan, pihaknya kini fokus menyelesaikan konstruksi pada segmen yang sudah berjalan agar tidak terhenti di tengah proses. Strategi ini diambil untuk memastikan proyek yang telah dimulai dapat segera rampung dan memberikan manfaat lebih cepat bagi masyarakat.
“Jadi, memang kami coba fokus, karena sudah ada bagian yang sambil pembebasan tanah juga berkonstruksi, maka kami fokuskan ke yang sudah mulai konstruksi supaya selesai biar tidak menggantung,” jelasnya.
Ia menambahkan, penyelesaian segmen yang sedang dikerjakan menjadi prioritas utama sebelum memperluas pembangunan ke tahap berikutnya.
“Yang sudah terkonstruksi ini bisa difinalkan dulu. Sehingga fokusnya memang lebih prioritas ke yang sudah berjalan,” imbuh Rudy.
Meski demikian, pihaknya tetap menargetkan pengerjaan tahap dua bisa dimulai pada 2027, setelah proses pengadaan lahan menunjukkan progres signifikan.
“Tapi kalau target kami memang tahun depan kami sudah mulai masuk ke tahap dua, yaitu yang dari Gamping ke Kulonprogo,” tegasnya.
Pembangunan ruas ini diharapkan dapat memperkuat konektivitas wilayah Yogyakarta hingga Kulonprogo, termasuk mendukung akses menuju kawasan bandara dan pertumbuhan ekonomi di wilayah selatan DIY. Dengan percepatan yang dilakukan bertahap, proyek tol ini diharapkan tetap berjalan sesuai rencana meski menghadapi tantangan pembebasan lahan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pelajar asal Tangerang Selatan terluka setelah diduga ditembak airsoft gun di Jalan Laksda Adisucipto, Sleman. Polisi masih memburu pelaku.
UGM mengajak Paskibraka DIY memahami Merah Putih sebagai simbol memori kolektif, pengorbanan, dan harga diri bangsa Indonesia.
Peneliti Indonesia dan Australia mengembangkan TBScreen.AI untuk membantu skrining tuberkulosis berbasis AI dengan analisis ronsen kurang dari 5 detik.
BPS mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,29% pada kuartal II/2026 didukung konsumsi domestik dan investasi.
DLH Bantul menggelar pelatihan daur ulang sampah di BCE 2026 untuk mengurangi sampah sekaligus membuka peluang ekonomi masyarakat.
Artis sinetron Sali Irsalina melaporkan dugaan penganiayaan oleh kekasihnya ke Polres Metro Jakarta Selatan. Kasus masih diselidiki.