Advertisement

Aksi Celurit Berujung Kecelakaan di Moyudan, Satu Remaja Diamankan

Jumali
Jum'at, 01 Mei 2026 - 10:17 WIB
Jumali
Aksi Celurit Berujung Kecelakaan di Moyudan, Satu Remaja Diamankan Foto ilustrasi penangkapan. - Dibuat menggunakan Artificial Intelligence - AI

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN—Aksi kejar-kejaran yang melibatkan senjata tajam kembali meresahkan warga Sleman. Sebuah sepeda motor Kawasaki KLX yang ditumpangi sekelompok remaja menabrak tugu di Jalan Godean-Pedes, wilayah Moyudan, Sleman, pada Jumat (1/5/2026) dini hari. Akibat insiden tersebut, dua orang mengalami luka-luka dan satu remaja lainnya kini diringkus polisi.

Peristiwa mencekam yang terjadi sekitar pukul 02.30 WIB itu bermula saat seorang pelapor berinisial DAN (18), warga Sidoluhur, Godean, tengah melintas dari arah utara ke selatan. Saat mencoba mendahului motor KLX di depannya, situasi mendadak berubah menjadi horor.

Advertisement

Pengendara KLX tersebut justru kembali menyalip dengan kecepatan tinggi sembari dua pemboncengnya mengayunkan dua bilah celurit ke arah belakang. Aksi provokatif ini menciptakan kepanikan luar biasa di sepanjang jalan raya tersebut.

Aksi nekat rombongan remaja ini berakhir tragis di kawasan Dusun Menulis, Sumbersari, Moyudan. Kehilangan kendali saat memacu kendaraan, pengendara KLX tersebut menghantam tugu di sisi barat jalan dengan sangat keras.

Seusai benturan terjadi, pengendara dan satu pembonceng terkapar karena mengalami luka-luka serius. Sementara itu, satu remaja berinisial WF (17), warga Argomulyo, Sedayu, Bantul, yang tidak mengalami luka sedikit pun, langsung diamankan petugas Polsek Moyudan di lokasi kejadian.

Kasi Humas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro, mengonfirmasi bahwa petugas yang tiba di lokasi tidak hanya menemukan para korban, tetapi juga menyita dua bilah celurit yang diduga digunakan dalam aksi pengancaman sebelumnya.

"Dua korban luka telah dievakuasi menggunakan ambulans ke RS PKU Muhammadiyah 2 Gamping untuk perawatan medis. Barang bukti berupa sepeda motor Kawasaki KLX dan senjata tajam juga telah kami amankan," jelas Iptu Argo, Jumat (1/5/2026).

Polisi menegaskan bahwa kasus ini masih dalam proses penyidikan untuk mengungkap peran masing-masing pihak dalam insiden yang dikategorikan sebagai kejahatan jalanan tersebut.

Di sisi lain, aparat juga mengingatkan masyarakat, terutama remaja, agar tidak terlibat dalam aksi serupa, tidak membawa senjata tajam, serta menghindari aktivitas nongkrong hingga dini hari yang berpotensi memicu konflik di jalan.

Kepolisian menyatakan akan meningkatkan patroli malam dan mengambil tindakan tegas terhadap pelaku kejahatan jalanan di wilayah Sleman, sebagai upaya mencegah kejadian serupa kembali terulang di kemudian hari.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Prabowo: Saya Jadi Presiden karena Dukungan Kaum Buruh

Prabowo: Saya Jadi Presiden karena Dukungan Kaum Buruh

News
| Jum'at, 01 Mei 2026, 10:47 WIB

Advertisement

Thailand Bakal Hapus Bebas Visa, Turis Wajib Verifikasi Saldo Keuangan

Thailand Bakal Hapus Bebas Visa, Turis Wajib Verifikasi Saldo Keuangan

Wisata
| Kamis, 30 April 2026, 15:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement