PSIM Jogja Kejar 10 Besar, Van Gastel Tetap Andalkan Komposisi Terbaik
PSIM Jogja incar 10 besar Super League 2025/2026, Van Gastel tetap turunkan skuad terbaik di dua laga sisa musim.
Kekerasan - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA - Video keributan yang viral di media sosial Instagram @merapi_uncover mengarah pada dugaan tindak pidana penganiayaan yang terjadi di Jalan HOS Cokroaminoto, Tegalrejo, Kota Jogja. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (16/5/2026) sekitar pukul 00.15 WIB dan kini tengah ditangani kepolisian.
Kasihumas Polresta Jogja, Iptu Dani HS, mengatakan pihaknya telah menerima laporan terkait kejadian tersebut. Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara pasti kronologi dan pihak yang terlibat.
“Peristiwa tersebut benar terjadi dan saat ini sedang dalam proses penyelidikan oleh Polsek Tegalrejo,” ujarnya, Sabtu (16/5/2026).
Korban dalam kejadian itu diketahui berinisial S, laki-laki berusia 46 tahun. Selain korban, terdapat sejumlah saksi yang telah dimintai keterangan, yakni IPA (28), IBS (24), H (47), dan A (45).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula pada Jumat (15/5/2026) sekitar pukul 21.00 WIB. Saat itu korban mendatangi kos milik saksi IPA di wilayah Gambiran, Umbulharjo, Kota Jogja.
Di lokasi tersebut, korban bersama dua saksi, yakni IPA dan IBS, mengonsumsi minuman beralkohol. Setelah itu, mereka melanjutkan aktivitas dengan karaoke di kawasan Pasar Kembang dan kembali mengonsumsi minuman beralkohol.
Usai dari tempat karaoke, korban bersama IPA dan IBS pulang menggunakan sepeda motor. Dalam perjalanan, korban yang saat itu dibonceng meminta untuk bergantian mengendarai kendaraan karena menilai kondisi pengemudi tidak aman.
“Korban merasa pengendara dalam kondisi terpengaruh minuman beralkohol sehingga meminta untuk mengambil alih kemudi,” kata Dani.
Permintaan tersebut tidak disetujui oleh IPA hingga memicu percekcokan di lokasi kejadian, tepatnya di depan Bread Pastry Tegalrejo. Cekcok itu kemudian berujung pada dugaan penganiayaan terhadap korban S.
“Diduga terjadi pemukulan yang dilakukan oleh dua orang terhadap korban setelah terjadi perselisihan,” jelasnya.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka dan kemudian menjalani perawatan di Rumah Sakit Ludira Husada Yogyakarta. Hingga kini, kondisi korban dilaporkan telah mendapatkan penanganan medis.
Dani menambahkan pihak kepolisian masih mendalami kasus ini dengan memeriksa saksi-saksi serta mengumpulkan alat bukti. Polisi juga akan menelusuri rekaman video yang beredar di media sosial sebagai bagian dari proses penyelidikan.
“Semua pihak yang terlibat akan dimintai keterangan untuk memastikan duduk perkara secara utuh,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSIM Jogja incar 10 besar Super League 2025/2026, Van Gastel tetap turunkan skuad terbaik di dua laga sisa musim.
Progres Tol Jogja-Solo Seksi 2 Sleman terus dikebut. Pemasangan girder di Ring Road Utara ditarget selesai Juni 2026, termasuk pembangunan ramp off.
OpenAI meluncurkan ChatGPT Finance yang bisa terhubung ke rekening bank dan investasi untuk analisis keuangan personal pengguna.
Ekonom UAJY menilai pelemahan rupiah tetap berdampak ke warga desa dan kritik pernyataan Prabowo soal dolar AS.
KKMP di Kota Jogja sudah produksi ribuan batik ASN dan siapkan 65.000 seragam sekolah meski belum punya gerai permanen.
Apple mulai uji produksi chip iPhone dan Mac di Intel untuk kurangi ketergantungan pada TSMC di tengah tekanan AI dan geopolitik