Relokasi SDN Nglarang: Lahan Siap, Pembangunan Gedung Tunggu Pengembang

Catur Dwi Janati
Catur Dwi Janati Kamis, 24 September 2026 17:27 WIB
Relokasi SDN Nglarang: Lahan Siap, Pembangunan Gedung Tunggu Pengembang

Potret bangunan SDN Nglarang yang terdampak Tol Jogja-Solo mulai dibongkar. Pada Rabu (29/4/2026) nampak beberapa bagian ruangan telah dirobohkan./Harian Jogja -- Catur Dwi Janati.

Harianjogja.com, SLEMAN— Lahan untuk relokasi SDN Nglarang yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Solo kini telah siap digunakan untuk pembangunan gedung sekolah baru. Pemkab Sleman menyebut pematangan lahan hingga urusan administrasi telah diselesaikan, sehingga tahapan berikutnya tinggal menunggu pengerjaan fisik.

Kepala Dinas Pendidikan Sleman, Mustadi, mengatakan dirinya telah meninjau lokasi relokasi SDN Nglarang pada awal September 2026. Dari hasil peninjauan tersebut, lahan sekolah baru sudah berada dalam kondisi siap bangun.

"SD Nglarang terakhir saya meninjau ke sana ya lahan sebenarnya sudah selesai itu, bentangan lahan. Sudah selesai, dalam artian lahan siap bangun itu kalau saya ke sana bulan September awal," terang Mustadi dikutip pada Kamis (24/9/2026).

Lahan Sudah Diuruk dan Diratakan

Kesiapan lahan relokasi SDN Nglarang tersebut mencakup pekerjaan fisik awal berupa pengurukan dan perataan. Dengan kondisi itu, lahan dinilai telah memenuhi tahapan persiapan untuk memasuki pembangunan gedung sekolah.

Tidak hanya pekerjaan pada lahan, Pemkab Sleman juga telah menyelesaikan aspek administrasi yang berkaitan dengan lokasi relokasi tersebut.

"Sudah kalau itu, administratif sudah klir, bahkan sudah dibahas lagi untuk izin pemanfaatannya dan sebagainya," jelas Mustadi.

Dengan lahan dan administrasi yang telah disiapkan, pembangunan gedung baru SDN Nglarang kini menunggu pengerjaan dari pihak proyek Tol Jogja-Solo.

Pembangunan Gedung Menunggu Proyek Tol Jogja-Solo

Mustadi menjelaskan pembangunan gedung sekolah baru akan dilakukan oleh pengembang Tol Jogja-Solo, PT. JMJ. Nilai pembangunan tersebut disesuaikan dengan hasil appraisal terhadap sekolah lama yang terdampak pembangunan jalan tol.

"Iya, kalau itu nanti sudah ada RAB-nya dan sudah lengkap. Tinggal itu, itu dari proyek," ujarnya.

Setelah gedung dibangun, Pemkab Sleman akan melengkapi sejumlah kebutuhan sekolah yang belum tercakup dalam pembangunan. Perlengkapan tersebut akan disesuaikan dengan standar satuan pendidikan.

Artinya, kebutuhan yang belum terkaver dalam pembangunan gedung baru akan menjadi bagian yang dilengkapi oleh Pemkab Sleman agar fasilitas sekolah sesuai dengan standar satuan pendidikan.

SDN Nglarang Terdampak Tol Jogja-Solo

SDN Nglarang berada di wilayah Mlati dan terdampak pembangunan Tol Jogja-Solo Seksi 2 Paket 2.2 Trihanggo-Junction Sleman. Kondisi tersebut membuat sekolah harus dipindahkan atau direlokasi ke lokasi baru.

Proses menuju pembangunan sekolah baru kini telah melewati tahap persiapan lahan. Lokasi relokasi sudah ditimbun dan diratakan, sementara urusan administrasi serta izin pemanfaatan lahan juga telah dibahas.

Humas PT Adhi Karya Proyek Tol Jogja Solo Seksi 2 Paket 2.2, Agung Murhandjanto, sebelumnya menjelaskan bahan bekas dari sejumlah bangunan SDN Nglarang yang telah dibongkar juga sudah dikerjakan.

Lokasi sekolah lama tersebut telah ditimbun dan pekerjaan konstruksi di lokasi juga telah dilakukan. Dengan demikian, proses penanganan SDN Nglarang yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Solo berjalan dari tahap pembongkaran bangunan lama hingga persiapan lokasi sekolah pengganti.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online