DPRD Kulonprogo Minta Penyerahan Aset Gerai KDMP Tak Dipaksakan
DPRD Kulonprogo meminta penyerahan aset gerai KDMP tidak dipaksakan sebelum dokumen, kondisi, nilai, dan mekanisme aset jelas.
Harian Jogja/Khairul Ma'arif - Gerbong rail library dan rail clinic yang diakses masyarakat berbagai kalangan di Stasiun Sentolo, Kamis (24/9/2026)
Harianjogja.com, KULONPROGO—Suasana berbeda terlihat di Stasiun Sentolo, Kabupaten Kulonprogo, Kamis (24/9/2026) pagi. Stasiun yang biasanya tidak ramai aktivitas naik-turun penumpang itu mendadak dipenuhi ratusan warga yang datang untuk memanfaatkan layanan kesehatan dan perpustakaan gratis dari PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daop) VI Yogyakarta.
KAI Daop VI Yogyakarta menghadirkan satu rangkaian kereta khusus yang terdiri atas dua gerbong rail clinic dan dua gerbong rail library. Layanan tersebut dapat diakses berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang tua.
Stasiun Sentolo memang bukan titik pemberhentian untuk layanan naik dan turun penumpang KAI. Namun, lokasi tersebut sengaja dipilih untuk menghadirkan layanan kesehatan gratis sekaligus akses bacaan bagi masyarakat yang tinggal di sekitarnya.
"Sentolo sendiri kan memang bukan stasiun untuk layanan naik dan turun penumpang. Namun, kami tetap ingin memberikan manfaat kepada masyarakat yang ada di sekitar Stasiun Sentolo," ujar Manajer Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih kepada wartawan di Stasiun Sentolo, Kamis (24/9/2026).
Kereta Jadi Klinik Berjalan
Dua gerbong rail clinic dalam rangkaian tersebut difungsikan sebagai fasilitas pelayanan kesehatan. Layanan yang tersedia mencakup pemeriksaan dokter umum, kebidanan, dokter gigi, pemeriksaan mata, fasilitas laboratorium, hingga apotek.
Feni mengatakan kereta tersebut memang dirancang sebagai fasilitas kesehatan dan edukasi yang dapat bergerak, terutama untuk menjangkau masyarakat di sekitar stasiun-stasiun kecil.
"Ini seperti klinik berjalan melalui kereta api. Jadi kami ingin memberikan manfaat kesehatan gratis kepada masyarakat di sekitar Sentolo, dengan harapan agar masyarakat juga ikut menjaga keselamatan dan keamanan di sekitar jalur kereta api," ungkapnya.
Menurut Feni, layanan tersebut biasanya dibawa ke stasiun-stasiun kecil untuk mendekatkan fasilitas kesehatan sekaligus akses bacaan kepada masyarakat.
"Kita ke hilir di stasiun-stasiun kecil biasanya. Harapannya itu bisa memberikan manfaat cek kesehatan gratis buat masyarakat yang jauh dari akses termasuk ke akses bacaan," lanjut Feni.
Meski berada di dalam gerbong kereta, pemeriksaan yang diberikan cukup beragam. Masyarakat yang berkonsultasi dan memperoleh rekomendasi obat dapat langsung menukarkan resep secara gratis di apotek yang tersedia di dalam kereta.
Selain itu, analis laboratorium juga disiagakan untuk menjelaskan secara langsung hasil pemeriksaan sampel darah masyarakat.
Dalam kegiatan sosial tersebut, KAI Daop 6 melayani sedikitnya 200 warga sekitar Stasiun Sentolo untuk memperoleh penanganan kesehatan gratis.
50 Siswa Dapat Kacamata Gratis
Program tersebut juga menyasar anak-anak sekolah dasar. Sebanyak 50 siswa dari beberapa sekolah dasar di wilayah Sentolo mendapatkan kacamata gratis setelah menjalani pemeriksaan mata.
Para siswa tidak hanya mengikuti pemeriksaan kesehatan mata. Mereka juga diajak menggunakan fasilitas perpustakaan di dalam kereta serta mendapatkan sosialisasi mengenai keselamatan perjalanan kereta api.
KAI Daop 6 Yogyakarta juga menyalurkan 200 paket telur sebagai bagian dari dukungan terhadap program pemerintah dalam pencegahan stunting.
"Kami berkolaborasi dengan stakeholder seperti Dinas Kesehatan dan BKKBN. Kami mendukung program penanganan stunting serta menyerahkan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) secara simbolis," ucap Feni.
Rail Library Kenalkan Buku Digital
Selain layanan kesehatan, dua gerbong lainnya digunakan sebagai rail library atau Kereta Pustaka. Fasilitas tersebut menyediakan koleksi buku konvensional sekaligus perpustakaan digital.
Feni mengatakan keberadaan perpustakaan tersebut menjadi bagian dari upaya mengenalkan teknologi informasi kepada anak-anak sekolah dasar di pelosok daerah.
"Di dalam Kereta Pustaka ada koleksi buku konvensional dan perpustakaan digital. Harapannya, anak-anak SD yang kita undang ke sini makin gemar membaca. Buku fisik tetap kita kenalkan, tapi mereka juga kita kenalkan dengan digitalisasi melalui buku-buku digital," tutur Feni.
Rangkaian rail clinic dan rail library tersebut dioperasionalkan setahun sekali. Namun, fasilitas itu tetap siap digunakan dalam kondisi insidental, termasuk ketika terjadi bencana alam.
Kehadiran layanan kesehatan dan perpustakaan di dalam kereta memberikan pengalaman berbeda bagi masyarakat sekitar rel. Lansia dapat memeriksakan kondisi kesehatan, sedangkan anak-anak memperoleh akses buku, pemeriksaan mata, hingga alat bantu penglihatan.
Warga Rasakan Pemeriksaan di Dalam Gerbong
Munawar Kholil, 74, warga yang tinggal tidak jauh dari lintasan rel, menjadi salah satu penerima layanan kesehatan tersebut. Ia yang biasanya memeriksakan diri ke Puskesmas mengaku kaget sekaligus senang bisa memperoleh pelayanan kesehatan gratis dengan fasilitas yang menurutnya mumpuni.
"Kebetulan ada bakti sosial ulang tahun KAI. Biasanya saya ke Puskesmas, tapi ini coba daftar dan gratis. Nyaman sekali, pelayanannya bagus dan ramah semua. Malah saya kebetulan dapat nomor antrean pertama, jadi tidak perlu antre lama," bebernya.
Pengalaman serupa disampaikan Bagiman, warga Sentolo yang rutin memeriksakan kondisi asam urat, lambung, dan kolesterolnya di rumah sakit.
Ia menilai pemeriksaan yang diterimanya di dalam gerbong tidak kalah dengan fasilitas kesehatan formal.
"Hasilnya baik semua, pelayanannya ramah. Tempatnya saja yang lebih unik karena di dalam kereta. Pulang-pulang juga dapat makanan dan obat atau vitamin gratis," jelas Bagiman.
Bagi anak-anak sekolah, kehadiran rail clinic dan rail library juga menghadirkan pengalaman yang berbeda. Guru SDIT Budi Mulyo, Nur Fitri Cahyati, mengatakan para siswa mendapatkan kesempatan memperoleh pemeriksaan mata dan kacamata yang sebelumnya belum terfasilitasi.
"Sangat luar biasa efeknya karena anak-anak mendapatkan kacamata gratis yang sebelumnya belum terfasilitasi. Selain itu, mereka dapat pengalaman baru: bisa lihat-lihat kereta dan membaca buku di dalam gerbong. Ini suasana baru yang jarang sekali terjadi, biasanya kan cuma di perpustakaan sekolah," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Kulonprogo meminta penyerahan aset gerai KDMP tidak dipaksakan sebelum dokumen, kondisi, nilai, dan mekanisme aset jelas.
Jadwal SIM Keliling Jogja Jumat 25 September 2026 tersedia di Alkid. Cek lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM A dan C.
Komunikasi dan ketahanan keluarga menjadi bagian penting dalam membangun rumah sebagai ruang yang aman bagi setiap anggota keluarga.
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Simak jadwal lengkap KA Bandara YIA. Kereta beroperasi sejak dini hari hingga malam untuk mendukung mobilitas penumpang.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya Jumat 25 September 2026 berdasarkan data resmi KAI Access.