Dinsos Ajak Warga Gotong Royong Entaskan Kemiskinan

Fahmi Ahmad Burhan
Fahmi Ahmad Burhan Kamis, 19 April 2018 13:15 WIB
Dinsos Ajak Warga Gotong Royong Entaskan Kemiskinan

Aksi kepedulian sosial/Ilustrasi-Kemensos.go.id

Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Sosial (Dinsos) Sleman menargetkan 17 Wahana Kesejahteraan Sosial Berbasis Masyarakat (WKSBM) tumbuh di tahun ini. Program ini ditujukan sebagai bentuk gotong royong masyarakat dalam mengentaskan kemiskinan.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Sleman, Sri Murni Rahayu, mengatakan selama 2017 sudah ada 36 WKSBM yang dikembangkan oleh masyarakat. Tahun ini Dinsos menargetkan akan tumbuh 17 WKSBM baru di Sleman.

"WKSBM ini sifatnya kemandirian masyarakat, jadi membantu lingkungan sekitar dalam mengentaskan kemiskinan, dan nanti warga membuat WKSBM agar bisa digunakan sebagai usaha bersama, bisa juga berupa iuran rutin dan hasilnya untuk memberdayakan keluarga miskin di wilayah itu," ujarnya saat ditemui Harian Jogja, Kamis (19/4/2018).

Sri Murni mengatakan sampai saat ini jajarannya masih melakukan survei lapangan di beberapa wilayah yang ditargetkan akan dikembangkan program WKSBM. "Kami terus mendorong beberapa wilayah yang tingkat kemiskinannya tinggi agar bisa membuat WKSBM," katanya.

Menurut Sri Murni, Dinsos akan memberikan fasilitas permodalan apabila ada beberapa WKSBM yang membutuhkan. Namun karena sifat dari program itu mandiri, maka pengembangan WKSBM diserahkan kepada warga.

"Ada beberapa contoh WKSBM yang bentuknya iuran Rp5.000 per hari dari hasil pendapatan warga, kadang juga ada petani salak dia bantu melalui hasil salaknya," ujar Sri Murni.

Untuk program jangka panjang, Dinsos menargetkan di setiap desa minimal mempunyai WKSBM sendiri. Menurutnya, dalam mengentaskan kemiskinan, perlu kesadaran dari warga agar peduli terhadap lingkungan sekitarnya.

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online