SBY Nyanyi di Distoria 2026, Festival Musik Pelajar Magelang Meriah
SBY tampil bernyanyi di Distoria 2026 Magelang dan dorong generasi muda mengembangkan seni, musik, dan pendidikan.
Asap membubung di puncak Gunung Merapi, Jumat (10/5/2018) pagi./Harian Jogja-Bernadheta Dian Saraswati
Harianjogja.com, SLEMAN- Untuk ketiga kalinya hari ini Senin (21/5/2018), Gunung Merapi mengalami letusan freatik.
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melalui akun twitter resmi mereka @BPPTKG menyebutkan letusan freatik terjadi pada pukul 17.50 WIB durasi 3 menit dengan Amax 50 mm.
Suara gemuruh saat letusan terdengar dari Pos Babadan Dukun Kabupaten Magelang yang berjarak 4 km dari puncak Merapi.
Meski demikian, usai letusan, BPPTKG melaporkan seismik kembali tenang. Adapun status Gunung Merapi tetap normal.
Sebelumnya, pada Senin pagi, Gunung Merapi mengalami erupsi freatik dua kali. Pertama, pukul 01.25 WIB, Gunung Merapi mengeluarkan embusan selama 19 menit dengan ketinggian asap 700 meter. Embusan asap ini terlihat dari pos pengamatan Gunung Merapi di Babadan Srumbung Kabupaten Magelang.
Kedua, Merapi kembali mengalami erupsi freatik pada Senin (21/5/2018) pukul 09.38 WIB. Erupsi terjadi selama enam menit. Kolom letusan 1.200 meter ke arah barat. Amplitudo maksimum 23 mm
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SBY tampil bernyanyi di Distoria 2026 Magelang dan dorong generasi muda mengembangkan seni, musik, dan pendidikan.
Jadwal lengkap KRL Jogja-Solo Sabtu, 25 Juli 2026. Tersedia 15 perjalanan dari Stasiun Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 hingga Palur.
Indonesia dan tujuh negara mengecam penyerbuan Masjid Al-Aqsa oleh lebih dari 4.200 pemukim Israel di Yerusalem Timur.
FBI mengembalikan delapan artefak budaya asal Papua yang diselundupkan secara ilegal ke Amerika Serikat kepada Pemerintah Indonesia.
Presiden Prabowo meminta Nanik S. Deyang tetap membantu BGN sebagai bagian dewan pengawas usai mengundurkan diri.
KPU DIY memutakhirkan data partai politik setiap semester melalui Sipol sebagai persiapan tahapan Pemilu yang dimulai pada pertengahan 2027.