Advertisement
Begini Rencana Rekayasa Lalu Lintas di Titik Nol saat Malam Takbiran
Advertisement
Harianjogja, JOGJA--Kawasan Titik Nol Km akan dilewati peserta Gema Takbir Jogja (GTJ) 2018 yang diselenggarakan oleh Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Gondomanan. Untuk mengantisipasi adanya penumpukan kendaraan, polisi telah menyiapkan rencana rekayasa lalu lintas di jalan tersebut.
"Kami Beri tempat masing-masing karena semua masyarakat membutuhkan jalan. Tapi apabila peserta takbir membutuhkan banyak badan jalan dan kendaraan ramai, akan ditutup dari [simpang empat] Gondomanan, dari Ngabean barat juga ditutup. Sepenuhnya dipakai untuk takbir, ini dilakukan sesuai dengan situasi yang berkembang," ujar Padalpospam Titik Nol Iptu Nur Hasan, Kamis (14/06/2018).
Advertisement
Namun, jika arus lalu lintas dari kedua arah tidak macet dan di saat bersamaan takbir berjalan lancar, polisi, ucap Hasan tidak akan menutup arus lalu lintas menuju Titik Nol Kilometer.
Menurutnya, ketika keadaan lancar, polisi hanya akan menjaga demi memastikan keamanan tetap terjaga. Ia menyebut tahun lalu tidak ada penutupan hingga akhir takbir selesai, sebab arus lalu lintas cenderung tidak macet.
BACA JUGA
GTJ 2018 sendiri akan diikuti oleh 14 peserta yang berasal dari perwakilan AMM atau remaja masjid di wilayah Kota Jogja. Para peserta akan berpawai mulai dari halaman Masjid Gedhe Kauman, kemudian melintasi Titik Nol Kilometer-Jl. KH Ahmad Dahlan-Jl Nyai Ahmad Dahlan dan kembali ke Masjid Gedhe.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Penantian Sepekan Berakhir Jenazah Perwira TNI Tiba di Cimahi
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jam Lengkapnya
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
Advertisement
Advertisement




