Makna Podhang Ngisep Sari, Ikon Gunungkidul yang Berkibar saat HUT RI
Podhang Ngisep Sari ikut berkibar di berbagai ruas jalan Gunungkidul menjelang HUT RI ke-81. Simak sejarah dan makna ikon resmi daerah ini.
Petugas Disdikpora DIY (kiri) melakukan verifikasi berkas pengajuan penambahan nilai prestasi nonakademik, Senin (25/6/2018)./Harian Jogja-Sunartono
Harianjogja.com, BANTUL--Hari pertama pendaftaran peserta didik baru (PPDB) 2018 untuk tingkat SMP melalui jalur lingkungan berjalan dengan lancar. Namun, tidak semua siswa yang mendaftar melalui jalur ini diterima.
Terlihat di PPDB jalur lingkungan di SMP Negeri 1 Bantul, hingga Jumat (29/6/2018) pukul 14.00 WIB terdapat 29 berkas calon siswa yang masuk. Namun dari jumlah tersebut hanya 19 berkas yang diterima. Sedang 10 berkas dikembalikan ke pendaftar karena tidak memenuhi persyaratan.
Ketua Panitia PPDB SMP Negeri 1 Bantul, Harjana mengatakan di hari pertama pendaftaran lewat jalur lingkungan masih relatif sepi. Hal ini terlihat dari jumlah calon siswa yang memasukkan berkas.
“Yang memenuhi persyaratan hanya 19 berkas, sehingga sepuluh berkas pendaftaran lain kami kembalikan,” kata Harjana kepada Harian Jogja, Jumat kemarin.
Dia menjelaskan, sesuai dengan persyaratan penerimaan melalui jalur lingkungan, ada batas zonasi radius 500 meter dari sekolah. Jika calon siswa masuk dalam radius ini, maka bisa langsung diterima tanpa melihat nilai yang dimiliki saat ujian. “Sepuluh berkas yang ditolak karena lokasi tempat tinggal berada di luar jarak yang ditentukan, yakni di dalam radius 500 meter dari sekolah,” ujarnya.
Meski tidak diterima melalui jalur lingkungan, Harjana mengatakan calon siswa yang belum diterima masih bisa mencoba melalui jalur yang lain seperti prestasi maupun jalur normal yang mengacu pada zonasi kewilayahan. “Masih bisa coba. Untuk jalur prestasi dibuka 2-3 Juli dan jalur zonasi dibuka 4-6 Juli,” katanya.
Disinggung mengenai verifikasi dalam PPDB jalur lingkungan sekolah, Harjana mengaku tidak bekerja sendirian. Sebab, dalam proses verifikasi juga bekerja sama dengan Telkom untuk mengecek jarak rumah calon siswa dengan sekolah.
“Lewat aplikasi yang dimiliki Telkom akan diketahui apakah rumah calon siswa masuk radius 500 meter dari sekolah atau tidak. Untuk penerimaan lewat jalur lingkungan masih akan dibuka hingga besok [hari ini],” jelasnya.
Kepala SMP Negeri 2 Imogiri Mugiono mengatakan pihaknya menerima 24 berkas pendaftaran dari jalur lingkungan. Namun, ia belum mengungkapkan apakah semuanya diterima atau tidak. “Pengumuman masih besok Senin [2/7/2018]. Yang jelas, pendaftaran di jalur lingkungan ini yang diterima harus memenuhi persyaratan dalam radius 500 meter dari lingkungan sekolah,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Podhang Ngisep Sari ikut berkibar di berbagai ruas jalan Gunungkidul menjelang HUT RI ke-81. Simak sejarah dan makna ikon resmi daerah ini.
Pengalaman tumbuh dalam keluarga ekonomi terbatas dapat membentuk kebiasaan finansial hingga dewasa. Simak 8 kebiasaan yang sering terbawa.
KOTAK resmi menjadi band independen setelah 18 tahun bersama label rekaman. Single YOLO menjadi simbol kebebasan kreatif dan era baru mereka.
AC mobil kurang dingin atau bau? Simak 7 cara merawat AC mobil agar tetap sejuk, awet, dan nyaman digunakan setiap har
Helicopter parenting atau pola asuh terlalu protektif bisa hambat perkembangan anak. Dari sulit ambil keputusan hingga risiko depresi, ini dampaknya. Simak penj
Perempuan usia 40-an lebih rentan mengalami depresi akibat perubahan hormon, keluarga, pekerjaan, hingga hubungan pernikahan. Ini 8 pemicunya.