Update Trans Jogja 2026: Rute Baru dan Tarif Terjangkau
Rute Trans Jogja 2026 makin luas hingga pinggiran. Tarif tetap murah, jadi solusi transportasi hemat dan bebas macet di Jogja.
Pedagang daging ayam potong melayani pembeli, meski masih dijual mahal, permintaan daging ayam masih tetap banyak di Pasar Beringharjo, Jumat (22/6)./Harian Jogja-Holy Kartika N.S
Harianjogja.com, JOGJA- Tingginya harga daging ayam di DIY direspon oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY dengan menggelontorkan 500 kg daging ayam potong. Harga jualnya pun lebih rendah dari harga pasaran yakni Rp32.000 per kg.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY Tri Saktiyana mengatakan untuk menekan harga daging ayam pihaknya menggelar operasi pasar di tiga pasar tradisional di Jogja. Selain Pasar Beringharjo, operasi yang sama juga dilakukan di Pasar Kranggan dan Demangan. kegiatan Operasi pasar ayam potong tersebut menurut rencana akan digelar selama sepekan.
Selama operasi pasar, harga daging ayam ditetapkan Rp32.000 per kg atau sesuai peraturan dari Kementerian Perdagangan. Harga tersebut jauh lebih murah dari harga daging ayam saat ini sekitar Rp50.000 per kg. “Kami akan terus memantau dan mengevaluasi perkembangannya. Apakah ada efeknya (harga daging ayam turun) atau tidak,” katanya saat dihubungi wartawan, Rabu (25/7/2018).
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jogja Maryustion Tonang mengatakan tingginya harga daging ayam saat ini disebabkan tingginya permintaan pasar. Di sisi lain, stok daging ayam dari peternak terbatas. “Kami selalu berkoordinasi melalui tim pengendali inflasi daerah (TPID), salah satunya dengan menggelar operasi pasar ini,” katanya.
Menurutnya, pemilihan lokasi operasi baik Pasar Kranggan, Beringharjo maupun Demangan dikarenakan selama ini ketiganya berfungsi sebagai barometer pengecekan harga. “Sebenarnya Pasar Kotagede juga termasuk barometer harga. Tetapi untuk operasi pasar cukup dilakukan di tiga pasar saja,” katanya.
Waljinah, salah seorang pembeli daging ayam di Kranggan mengaku terbantu dengan operasi pasar tersebut. “Di sini harganya lebih murah. Kami tetap berharap agar harga daging kembali normal. Kalau harganya terus tinggi yang repot ya pedagangnya ya pembelinya,” katanya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rute Trans Jogja 2026 makin luas hingga pinggiran. Tarif tetap murah, jadi solusi transportasi hemat dan bebas macet di Jogja.
Festival Ketoprak Kulonprogo diikuti 12 kapanewon sebagai upaya melestarikan budaya di tengah efisiensi anggaran melalui Dana Keistimewaan DIY.
Menteri Wihaji meminta Tim Pendamping Keluarga memperkuat penanganan stunting di Sleman saat Harganas ke-33 melalui pendampingan langsung masyarakat.
Hasil kualifikasi Moto3 Belanda 2026 menempatkan Veda Ega Pratama di posisi ketujuh setelah lolos dari Q1. Maximo Quiles merebut pole position.
Pemkab Temanggung merintis program SMP negeri gratis mulai 2027 dengan bantuan Rp300 ribu per siswa sebagai langkah menuju pendidikan gratis.
Gelombang panas Jerman memicu suhu hingga 41,3 derajat Celsius. Otoritas memperingatkan risiko kesehatan dan gangguan transportasi.