Kemungkinan Kecil Terjadi Kebakaran Lahan di Sleman

Kebakaran lahan di Dusun Tlogoplelo, Hargomulyo, Kokap Kulonprogo Kamis (2/8/2018). - Ist/Polsek Kokap
06 Agustus 2018 06:17 WIB Fahmi Ahmad Burhan Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman mengantisipasi adanya kebakaran lahan di Sleman saat musim kemarau. Di Sleman kemungkinan kecil lahan terbakar. Adapun lahan yang biasa terjadi kebakaran yaitu di perkebunan tebu.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman Makwan mengatakan antisipasi yang dilakukan di Sleman selama musim kemarau hanya manajemen pengelolaan air. "Ada beberapa daerah yang kita antisipasi rawan kekurangan air," katanya pada Sabtu (4/8/2018).

Pada musim kemarau, sampai saat ini menurut Makwan hanya ada satu lokasi saja yang meminta dropping air bersih yaitu di Desa Sumberharjo, Prambanan. BPBD Sleman sedikitnya menyiapkan 50 tangki air bersih yang siap disalurkan untuk warga yang kekurangan air.

Kepala BPBD Sleman Joko Supriyanto mengatakan, sejumlah desa di Kecamatan Prambanan menjadi perhatianannya lantaran kerap menjadi langganan kekurangan air bersih saat musim kemarau. "Kalau yang rawan itu Desa Sambirejo dan Sumberharjo," katanya.

Joko mengatakan, selain 50 tangki yang disiapkan oleh BPBD Sleman, ada juga bantuan air bersih lain seperti dari Dinas Sosial Sleman, Palang Merah Indonesia (PMI) Sleman, juga pihak swasta. "Jadi 50 tangki ini kami perkirakan cukup," ucapnya.