Puluhan Mahasiswa UNJ Kunjungi Harian Jogja
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Pelatihan jurnalistik di SMP 4 Negeri Pandak, Bantul, Kamis (16/8/2018)./harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, BANTUL-Puluhan siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) belajar jurnalistik di SMP 4 Negeri Pandak, Bantul, Kamis (16/8/2018). Para siswa berasal dari SMP setempat dan SMP Negeri 2 Gedangsari Gunungkidul.
Selama sekitar dua jam mereka belajar bagaimana teknik menulis, cara membuat berita, hingga teknik wawancara yang dipandu langsung oleh Redaktur Harian Jogja, Arief Junianto. Tidak hanya sekadar teori, mereka juga langsung praktik membuat berita di lokasi pelatihan.
Seusai praktik, para siswa juga berkesempatan mengunjungi langsung kantor redaksi Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja dan kantor Radio Star Jogja. Kunjungan ini untuk mengetahui langsung produksi berita dari awal hingga akhir.
Par siswa yang ikut pelatihan jurnalistik ini merupakan siswa yang aktif dalam kegiatan ekstra kurikuler jurnalistik di sekolahnya masing-masing-masing.
Kepala SMP Negeri 4 Pandak, Retno Yuliastuti mengatakan ekstra kurikuler jurnalistik di sekolahnya baru ada sejak tahun ini dengan bimbingan langsung dari Yayasan Pendidikan Astra-Michael D. Ruslim (YPA-MDR). Mereka sejauh ini baru menghasilkan karya majalah dinding yang sepekan sekali di tempel di sekolah.
Pihaknya menginginkan agar para siswa tidak hanya membuat majalah dinding, namun bisa menguasai teknik menulis yang baik agar layak dibaca orang banyak sebagai bekal para siswa setelah lulus nanti. "Dengan adanya pelatihan ini dapat memotivasi siswa untuk menulis," kata Retno.
Sementara itu, Corporate Communication YPA-MDR, Syifa Hidayati mengatakan pelatihan jurnalistik bagi siswa SMP Negeri 4 Pandak Bantul dan SMP Negeri 2 Gedangsari Gunungkidul pada Agustus merupakan bagian dari kepedulian YPA-MDR di sekolah yang menjadi binaannya tersebut.
"Tujuannya untuk melestarikan budaya literasi di sekolah," kata Syifa.
Pihaknya menginginkan pelatihan jurnalistik ini digelar maksimal sebagai bekal pengalaman bagi siswa dengan mendatangkan peltih-peltih yang handal. Harapannya seusai pelatihan kemampuan menulis siswa semakin terasah, sehingga kedepannya paling tidak mereka bisa menulis prestasi-prestasi di sekolahnya dan menyampaikan kepada masyarakat.
Selain itu, setelah pelatihan ini, pihaknya juga akan mengujinya mellui perlombaan membuat artikel jurnalistik tingkat SMP dan SMA. "Pemenangnya nanti akan dijadikan sebagai sahabat pena YPA-MDR dan bisa mengisi majalah internal yayasan," ujar Syifa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
KPK mendalami dugaan pemberian pihak swasta kepada Reza Maullana Maghribi, tersangka kasus suap proyek DJKA Kemenhub.
DPRD Bantul meminta pemerintah pusat menambah TKD agar program pembangunan yang tertunda bisa berjalan, terutama pendidikan dan kesehatan.
Kajari Kulonprogo Putri Ayu Wulandari akan mendalami penyidikan PT SAK yang telah berlangsung berbulan-bulan dan belum menetapkan tersangka.
Sekitar 1.600 warga turun ke Kali Code, Jogja, untuk bersih-bersih sungai dan lomba mural dalam rangka HUT ke-81 RI.
Tunggakan PBB-P2 Gunungkidul mencapai Rp26 miliar. DPRD meminta Pemkab mengoptimalkan penagihan untuk memperkuat PAD.