Advertisement
BPBD Bantul Antisipasi Gerakan Tanah di 13 Titik Rawan
Kantor BPBD Bantul. - Harian Jogja
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL—BPBD Bantul mengantisipasi meluasnya gerakan tanah di 13 titik rawan dampak hujan deras dengan penanganan darurat dan pemantauan intensif.
"Terkait kejadian gerakan tanah, dari kami agar nanti ketika ada limpahan air hujan itu tidak semakin melebar, kita tutup dengan terpal," kata Kepala Pelaksana BPBD Bantul Mujahid Amirudin saat dikonfirmasi di Bantul, Jumat.
Advertisement
Akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Bantul akhir Desember 2025, berdampak pada kejadian gerakan tanah di 13 lokasi yang tersebar di lima kecamatan, yaitu Imogiri tujuh titik, Dlingo dua titik, Kretek dua titik, Pundong satu titik, dan Piyungan satu titik.
Menurut dia, penutupan di area gerakan tanah tersebut sebagai penanganan sementara agar ketika wilayah tersebut diguyur hujan deras, gerakan atau retakan tanah tidak semakin melebar hingga membahayakan warga sekitar.
BACA JUGA
"Kemudian, masyarakat kita harapkan untuk juga waspada dan melihat perkembangan yang ada di wilayah tersebut," katanya.
Mujahid mengatakan sejauh ini akibat gerakan tanah tersebut tidak berdampak pada pemukiman atau mengancam rumah warga, melainkan hanya fasilitas umum, di antaranya akses jalan yang longsor.
"Sampai hari ini belum, jadi tidak ada warga yang diungsikan, karena gerakan tanah itu tidak membahayakan. Hasil identifikasi kami tidak terlalu membahayakan warga, skalanya tidak meluas," katanya.
Pihaknya berharap masyarakat maupun relawan dan pemerintah desa tetap melakukan pemantauan di area gerakan tanah, terlebih musim hujan masih berlangsung hingga beberapa waktu ke depan.
"Akan tetapi, teman-teman di forum pengurangan risiko bencana (FPRB), lurah kami harapkan juga untuk memantau perkembangan itu, dan secepatnya menyampaikan informasi kepada kami ketika ada bahaya," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Jembatan Menuju Wisata Colo Ambles, Dua Kendaraan Terseret
Advertisement
Destinasi Favorit Terbaru di Sleman, Tebing Breksi Geser HeHa Forest
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement



