Tenggat PBB-P2 Kian Dekat, Target di Lima Kalurahan Masih Rendah
Lima kalurahan di Kulonprogo masih mencatat realisasi PBB-P2 di bawah 50 persen. BKAD menggencarkan sosialisasi dan pembayaran digital hingga 30 September 2026.
Rahmat Winarno (kiri) saat meratapi rumahnya yang kondisinya memprihatinkan usai alami kebakaran tadi malam. Kebakaran yang dialami rumahnya membuat Baznas Kulonprogo bergerak untuk memberikan bantuan. Ist
Harianjogja.com, KULONPROGO—Sebuah rumah milik Rahmat Winarno (69) di Kalurahan Pleret, Kapanewon Panjatan, Kulonprogo, mengalami kebakaran pada Rabu (7/1/2026) malam. Peristiwa tersebut diduga kuat dipicu korsleting listrik dari area dapur.
Rahmat menceritakan saat kejadian dirinya sedang menonton televisi. Tak lama kemudian, ia mendengar suara aneh dari arah dapur. “Sekitar jam 8 malam saya nonton TV, lalu terdengar suara pletek-pletek. Ternyata api sudah membesar, jadi saya langsung teriak minta tolong,” ujarnya, Kamis (8/1/2026).
Warga sekitar dengan cepat merespons teriakan Rahmat dan berupaya membantu memadamkan api sambil menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Kerugian Rp15 Juta, Tak Ada Korban Jiwa
Kepala Seksi Humas Polres Kulonprogo, Iptu Sarjoko, menjelaskan bahwa tidak ada korban dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian materi diperkirakan mencapai Rp15 juta.
Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 22.20 WIB setelah petugas pemadam kebakaran bersama warga berupaya menjinakkan kobaran api. “Dampak kerusakannya berupa bagian dapur beserta barang-barang yang berada di dalamnya,” kata Sarjoko.
Baznas dan Dinas Sosial Salurkan Bantuan
Sehari setelah kejadian, Baznas Kulonprogo menyalurkan bantuan kepada Rahmat berupa perbekalan kebutuhan sehari-hari. Bantuan tersebut berasal dari zakat ASN, pamong kalurahan, serta sejumlah perusahaan swasta.
“Bantuan dari Baznas ini berasal dari zakat para ASN dan pamong kalurahan beserta beberapa perusahaan swasta yang dikelola untuk membantu warga terkena musibah,” ujar Bupati Kulonprogo, Agung Setyawan, seusai meninjau lokasi rumah terbakar.
Selain dari Baznas, Dinas Sosial Kulonprogo juga memberikan bantuan berupa logistik, paket sembako, dan sejumlah peralatan serta material untuk mendukung pemulihan pascabencana.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lima kalurahan di Kulonprogo masih mencatat realisasi PBB-P2 di bawah 50 persen. BKAD menggencarkan sosialisasi dan pembayaran digital hingga 30 September 2026.
Kelurahan Tegalrejo menggelar Tedhak Siten untuk melestarikan budaya Jawa dan mengenalkan nilai luhur kepada generasi muda.
Bantuan air bersih sudah disalurkan ke delapan kapanewon di Gunungkidul. BPBD mengalokasikan 1.150 tangki untuk warga terdampak kekeringan.
Ratusan ikan gurame mati di Sleman akibat kualitas air kolam menurun selama musim kemarau. DP3 menyediakan vitamin gratis bagi pembudidaya.
KAI Bandara YIA membagikan merchandise kepada penumpang anak dalam peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Stasiun Yogyakarta dan Stasiun YIA.
Sebanyak 113 SPPG di Bantul telah beroperasi untuk program MBG, sementara 22 unit lainnya masih belum berjalan karena berbagai kendala.