Jadwal dan Tarif Bus KSPN Jogja ke Obelix Pantai Drini 16 September Mulai 07.30 WIB
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Rabu 16 September 2026 tersedia menuju Obelix Sea View dan Pantai Drini dengan tarif mulai Rp12.000.
Penampilan tata busana dalam Pawai Pembangunan 2018 di Malioboro, Minggu (26/8/2018). /Harian Jogja-Sunartono
Harianjogja.com, JOGJA-- Pemda DIY menggelar Pawai Pembangunan yang melibatkan 1.500 peserta dari 44 kelompok di sepanjang jalan Malioboro, Minggu (26/8/2018). Kegiatan itu selain sebagai hiburan masyarakat sekaligus menampilkan berbagai kreativitas masyarakat dan komunitas.
Kegiatan karnaval itu diawali dengan Drumb Band Akademi Angkatan Udara (AAU) dari depan Gedung DPRD DIY menuju kawasan titik nol kilometer. Selain dari kalangan sipil pemerintahan, pawai juga diikuti kalangan militer. Potensi budaya berbagai desa juga turut ditampilkan dalam perhelatan ini, salah satunya dari Sanggar Anggrek RW04 Mrican Caturtunggal, Depok, Sleman.
Selain peserta pejalan kaki seperti marching band, prajurit bergodo dan atraksi olahraga. Peserta juga menampilkan atraksi seni budaya dan sejumlah kendaraan hias. Pawai tersebut juga diikuti sejumlah sekolah dari tingkat SD hingga SMA/SMK dengan menampilkan berbagai kelebihan setiap sekolah.
Kepala Dinas Pariwisata DIY Aris Riyanta mengatakan, pawai itu diikuti sedikitnya 1.500 peserta dari berbagai kelompok dan instansi di DIY. Jumlah kontingen yang secara resmi mendaftar di Dinas Pariwisata DIY tercatat 44 kelompok, namun ada beberapa kelompok dari masyarakat yang ikut berpartisipasi secara langsung.
"Itu ada instansi pemerintah, sekolah, komunitas, pihak swasta dan masyarakat umum antusiasmenya sangat tinggi untuk berpartisipasi," ujarnya di sela-sela pelaksanaan Pawai Pembangunan 2018, Minggu (26/8/2018).
Ia mengatakan, pawai juga diikuti sejumlah mahasiswa dari berbagai provinsi di Indonesia yang tinggal di Jogja. Keikutsertaan mahasiswa tersebut sekaligus menunjukkan Jogja sebagai miniatur Indonesia. Masyarakat dapat menampilkan berbagai atraksi budaya serta potensi yang dimiliki baik dari sisi sosial, budaya maupun pemberdayaan masyarakat lainnya.
"Melalui pawai ini diharapkan dapat memunculkan rasa kebangsaan, memupuk jiwa kebersamaan dan rasa persatuan sekaligus memperingati HUT RI ke-73. Sekaligus sebagai hiburan bagi masyarakat dan hasilnya pengunjung banyak sekali bahkan beberapa jam sebelum dimulai mereka sudah berkumpul di rute pawai," katanya.
Salah satu warga Ngaglik, Sleman Ahmad mengaku senang dengan adanya pawai tersebut. Selain sebagai hiburan bisa menambah wawasan tentang berbagai instansi karena banyak yang menampilkan informasi bermanfaat. "Sebelumnya sudah dapat info [tentang pawai] sekalian mumpung libur ke Malioboro dan nonton," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Rabu 16 September 2026 tersedia menuju Obelix Sea View dan Pantai Drini dengan tarif mulai Rp12.000.
Xiaomi resmi merilis Redmi Watch 6 Active, Watch 6 Lite, dan Smart Band 11 Active di Indonesia dengan harga mulai Rp449.000.
Basarnas memastikan Kapal Virgo Transport 8 tenggelam di Laut Jawa. Sebanyak 129 orang masih dalam proses pencarian.
Puluhan siswa di dua sekolah Temon mengalami mual dan muntah usai menyantap MBG. Dinkes Kulonprogo mengirim sampel makanan ke laboratorium.
Lebih dari 50% penghuni Rusunawa Jogja merupakan keluarga muda MBR. Tarif sewa mulai Rp215.000 per bulan.
FAO menyebut gangguan pelayaran Selat Hormuz memicu kelangkaan pupuk global, menaikkan harga energi dan mengancam produksi pangan.