Pembangunan Kampus UIN Sunan Kalijaga di Pajangan Resmi Dimulai
Pembangunan Kampus II UIN Sunan Kalijaga di Bantul dimulai dengan pengerasan tanah dan pembangunan akses jalan berkonsep forest campus.
Ilustrasi Candi Prambanan./Bisnis Indonesia-Nurul Hidayat
Harianjogja.com, JOGJA—Sebanyak tujuh destinasi wisata bakal dikembangkan Pemda DIY. Konsep menginap (live in) akan lebih digenjot untuk meningkatkan perputaran uang di kawasan wisata.
Ketua Tim Penyiapan Kebijakan Perekonomian dan SDA Setda DIY Doni Dwi Yogya Handoko mengatakan selama ini konsep pengembangan pariwisata di DIY yang lebih banyak menitikberatkan pada spot foto dinilai tidak maksimal. Wisatawan yang hanya datang ke objek wisata untuk berswafoto tidak banyak membantu perputaran uang.
Oleh karena itu, selain mengubah konsep pengembangan, pemerintah juga memastikan ada tujuh kawasan wisata di DIY yang akan menjadi prioritas pengembangan. Ketujuh kawasan itu antara lain Kraton dan Malioboro (Jogja); Prambanan dan Ratu Boko (Sleman); kawasan lereng Merapi (Sleman); Karst Gunungsewu (Gunungkidul); Pantai Parangtritis, Depok, dan Kuwaru (Bantul); Kawasan Kasongan, Tembi, dan Wukirsari (Bantul); serta Pegunungan Menoreh (Kulonprogo).
“Semua itu mengacu pada roadmap Kebijakan Strategis Akselerasi Pembangunan dan Pengembangan Kepariwisataan DIY 2019-2020,” kata Doni seusai Rapat Koordinasi antara pemerintah kabupaten/kota dan pelaku wisata di kompleks Kepatihan, Rabu (26/9/2018).
Bidang aksesibilitas dan infrastruktur pendukung tujuh kawasan itu akan terus dikembangkan setiap tahun. Adapun pada 2019, Pemda DIY menargetkan pengunjung wisatawan mancanegara sebanyak 800.000 orang. “Ketujuh destinasi yang akan dikembangkan itu rencananya akan menyasar lima pasar internasional, antara lain Belanda, Jepang, Perancis, Jerman dan negara-negara ASEAN,” ucap dia.
Kabid Pengembangan Destinasi Wisata Dinas Pariwisata DIY Aria Nugrahadi mengatakan pengembangan kawasan wisata terutama di pedesaan akan diarahkan pada konsep live in atau menginap. Ciri wisatawan saat ini lebih banyak melakukan swafoto namun hal itu tidak menghasilkan uang karena mereka datang sekedar untuk foto dan tidak ada uang yang dibelanjakan. “Berbeda dengan live in wisatawan akan membelanjakan uangnya di kawasan wisata tersebut,” ucap Aria.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pembangunan Kampus II UIN Sunan Kalijaga di Bantul dimulai dengan pengerasan tanah dan pembangunan akses jalan berkonsep forest campus.
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri sukses mempertahankan gelar China Open 2026 usai mengalahkan Kim Won Ho/Seo Seung Jae.
UGM mendorong penguatan blue food sebagai solusi ketahanan pangan nasional di tengah proyeksi kenaikan kebutuhan protein hingga 67% pada 2050.
Bea Cukai Kudus menerapkan ultimum remidium terhadap tujuh kasus rokok ilegal dengan total denda Rp582,71 juta sepanjang semester I/2026.
PDIP memperingati 30 tahun Kudatuli dengan aksi teatrikal, ritual adat, dan pembacaan puisi di Gedung DPP PDIP di Jakarta.
Sebanyak 11 SPPG di Sleman menghentikan operasional sementara akibat kendala renovasi, IPAL, dan administrasi.