Advertisement

Bantu Korban Bencana Palu, Puluhan Seniman Ngamen Amal di Malioboro dan Beringharjo

Sunartono
Jum'at, 05 Oktober 2018 - 05:17 WIB
Nina Atmasari
Bantu Korban Bencana Palu, Puluhan Seniman Ngamen Amal di Malioboro dan Beringharjo Penampilan salah satu drummer cilik dalam aksi penggalangan dana di kawasan Pasar Beringharjo, Kamis (4/10/2018). - Harian Jogja/Sunartono

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA - Setidaknya ada sekitar 40 band yang ikut manggung dalam aksi penggalangan dana di kawasan Malioboro dan Pasar Beringharjo, sejak Kamis (4/10/2018) hingga Sabtu (6/10/2018). Kegiatan itu digelar dengan dukungan dari UPT Pusat Bisnis Pasar Beringharjo, sehingga penggalangan dana juga dilakukan di area dalam pasar.

Kepala UPT Pusat Bisnis Pasar Beringharjo Gunawan Nugroho menjelaskan kegiatan itu murni sosial untuk memberikan bantuan kepada korban gempa tsunami Palu-Donggala. Kegiatan itu dilakukan dengan melibatkan seniman yang tergabung dalam komunitas paseduluran Malioboro melalui ngamen amal.

Advertisement

"Tempat di Bawah Jembatan Beringharjo ini sama di depan kepatihan kalau malam jadi ada dua lokasi, berlangsung selama tiga hari," terangnya di sela-sela acara, Kamis (4/10/2018).

Pihaknya menyediakan tempat serta segala peralatan. Selain seniman, kegiatan itu melibatkan para pedagang pasar Beringharjo. Ia mengatakan kegiatan dalam merespon korban bencana dari luar daerah memang baru pertama kalinya digelar melalui koordinasi dengan UPT Pusat Bisnis Beringharjo dengan durasi lebih lama karena biasanya hanya dilakukan sehari.

Kegiatan itu diharapkan dapat memupuk tali persaudaraan, sehingga bisa berempati dengan adanya saudara yang terkena musibah seperti Palu - Donggala. Akantetapi kegiatan itu juga memberikan nuansa berbeda karena kegiatan itu dapat menghibur para pengunjung kawasan Pasar Beringharjo dan Malioboro.

"Dibantu staf kami untuk memutarkan kotak sumbangan kepada pedagang pasar dan pengguna jalan serta pengunjung," katanya.

Koordinator Komunitas Paseduluran Malioboro Silvester Alvon Ditya Arudiskara mengatakan respons seniman terhadap kegiatan itu sangat tinggi. Terbukti ada sekitar 40 grup band Jogja dan sekitarnya yang dengan ikhlas itu manggung dalam aksi amal tersebut.

Ia membagi event itu dalam dua waktu selama tiga hari, khusus untuk Panggung di Beringharjo berlangsung sejak pukul 12.00 WIB hingga 16.00 WIB, sedangkan di Malioboro tepatnya di depan Kantor Gubernur DIY berlangsung dari pukul 18.00 WIB hingga 23.00 WIB.

"Ada dari luar Jogja juga yang datang memberikan tenaganya, kemudian komunitas trail juga, banyak komunitas sangat antusias," ucapnya.

Para seniman tersebut datang dengan ikhlas membawa peralatan musik sendiri. Ia optimistis selama tiga hari ke depan akan mendapatkan hasil maksimal untuk bisa disumbangkan kepada korban bencana di Sulteng.

"Hari pertama respons masyarakat sudah lumayan baik, terutama yang di Malioboro biasanya hasilnya maksimal seperti yang pernah kami lakukan saat penggalangan dana buat korban gempa lombok," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Kecaman Keras Muncul Atas Aturan Hukuman Mati Israel

Kecaman Keras Muncul Atas Aturan Hukuman Mati Israel

News
| Sabtu, 04 April 2026, 20:17 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement