INTI Dorong Adanya Forum Kewirausahaan

Pengurus Daerah (PD) Indonesia Tionghoa (INTI) DIY berfoto bersama pembicara dalam talk show nasional kewirausahaan dengan tema Membangun Jiwa Wirausaha Muda untuk Mewujudkan Generasi Emas pada Kamis (4/10) lalu di Royal Ambarukmo Yogyakarta. - Ist./PD INTI DIY
11 Oktober 2018 09:30 WIB Rheisnayu Cyntara Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Pengurus Daerah (PD) Indonesia Tionghoa (INTI) DIY mendorong adanya forum kewirausahaan bernama Jogja Enterpreneur Forum. Sebagai tahap awal perwujudan keinginan tersebut, INTI DIY melaksanakan talk show nasional kewirausahaan dengan tema Membangun Jiwa Wirausaha Muda untuk Mewujudkan Generasi Emas pada Kamis (4/10) lalu di Royal Ambarukmo Yogyakarta.

Talk show ini diselenggarakan bersamaan dengan pelantikan pengurus PD INTI DIY 2018-2022. Narasumber yang menjadi pembicara di antaranya Presiden Direktur PT Putera Mataram Mitra Sejahtera Tjia Eddy Susanto; Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) DIY Heri Zudianto dan Senior Business Consultant Accelera Institute Frans Leo. Dari talk show tersebut diharapkan akan lahir suatu output yakni berupa wirausahawan muda baru yang terinspirasi oleh para narasumber. Selain itu, Jogja Entrepreneur Forum juga digadang-gadang bisa menjadi wadah bertukar informasi bagi wirausahawan muda dan mempelajari berbagai hal.

Dalam pemaparannya, Herry Zudianto mengingatkan pemimpin adalah pelayan, tak jauh beda dengan jiwa enterpeneur yakni jiwa melayani. Berusaha untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Pemantik diskusi lainnya yakni Tjia Eddy Susanto menyebut pebisnis harus ulet dan tekun. Trust dan komitmen itu penting. Mengelola suatu usaha harus transparan. Staf adalah aset perusahaan. "Kepercayaan akan diuji saat dalam kondisi terjepit, sehingga mental pengusaha harus benar-benar terbentuk tangguh sejak awal," katanya dalam rilis, Rabu (10/10).

Ketua DPD INTI DIY Antonius Simon menjelaskan INTI merupakan organisasi massa yang bersifat kebangsaan yang didirikan pada Februari 1999 silam. Fungsinya sebagai wadah musyawarah bagi para anggota dan melaksanakan berbagai kegiatan-kegiatan sosial. Saat ini, terdapat puluhan anggota INTI di DIY yang terdiri dari berbagai kalangan profesi, termasuk generasi muda.

Simon juga menyampaikan generasi muda mesti cermat melihat peluang yang ada pada zaman sekarang. Saat teknologi makin berkembang, ada banyak peluang yang kian terbuka. Kebutuhan masyarakat akan layanan jasa juga meningkat. "Dengan memanfaatkan teknologi digital, bukan tidak mungkin wirausaha muda bisa mengubah tantangan yang ada menjadi peluang yang bagus," imbuhnya.