Advertisement

Viral Rawat Orang Tua, Fendi Gunungkidul Dijamin Sekolah Lagi

David Kurniawan
Minggu, 15 Maret 2026 - 18:37 WIB
Abdul Hamied Razak
Viral Rawat Orang Tua, Fendi Gunungkidul Dijamin Sekolah Lagi Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih saat menjenguk keluarga Fendi, bocah viral yang merawat orang tuanya di Padukuhan Jeruken, Girisekar, Panggang, Minggu (15/3 - 2026). Foto istimewa Humas Pemkab Gunungkidul

Advertisement

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntaringsih memastikan bocah SD bernama Fendi yang viral karena merawat orang tuanya di Padukuhan Jeruken, Kalurahan Girisekar, Kapanewon Panggang, tetap dapat melanjutkan pendidikan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul menyatakan siap menanggung biaya sekolah Fendi agar tidak mengalami putus sekolah.

Kepastian tersebut disampaikan Endah saat menjenguk langsung keluarga Fendi di rumahnya pada Minggu (15/3/2026). Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa Fendi bersama kakaknya harus tetap bersekolah meskipun kondisi kedua orang tuanya sedang sakit.

Advertisement

Diketahui, selama tiga tahun terakhir Fendi tidak bersekolah karena harus merawat ibunya yang menderita stroke dan mengalami kebutaan. Kondisi keluarga tersebut semakin berat setelah sang ayah mulai mengalami gangguan penglihatan dalam kurun waktu sekitar satu tahun terakhir.

“Saya pastikan Fendi akan bersekolah lagi. Berhubung sekolah di madrasah, maka untuk penanganan dikoordinasikan dengan Kementerian Agama yang menaungi sekolah madrasah,” kata Mbak Endah, Minggu (15/3/2026).

Menurut Endah, Fendi juga memiliki seorang kakak yang saat ini duduk di bangku SMP. Ia menegaskan kedua anak tersebut harus tetap melanjutkan pendidikan meskipun orang tua mereka sedang mengalami sakit.

“Tidak boleh putus sekolah. Kami juga akan mengupayakan agar keluarga ini terus mendapatkan bantuan seperti PKH, Bantuan Pangan Non Tunai hingga BPJS Kesehatan,” katanya.

Terkait kondisi kesehatan orang tua Fendi, Endah mengungkapkan bahwa Dinas Kesehatan Gunungkidul telah melakukan koordinasi untuk melakukan pemeriksaan lanjutan. Ia juga meminta perangkat wilayah seperti RT, RW, dukuh, hingga pemerintah kalurahan agar lebih responsif terhadap kondisi warganya.

“Jangan menunggu viral baru bereaksi. Harusnya, ini harus cepat terdeteksi agar dilakukan tindakan penanganan dan tidak harus menunggu waktu yang lama,” katanya.

Sementara itu, Dukuh Jeruken, Kalurahan Girisekar, Winarsih mengatakan sejak kondisi keluarga Fendi viral di media sosial, berbagai bantuan mulai berdatangan dari masyarakat. Bantuan tersebut diberikan secara spontan, mulai dari kebutuhan sembako hingga bantuan uang tunai.

“Ada juga pemeriksaan medis dari tim kesehatan terkait dengan kondisi orang tua Fendi,” katanya.

Winarsih berharap Fendi bersedia kembali melanjutkan sekolah karena pendidikan dinilai penting sebagai bekal masa depannya. Ia menjelaskan bahwa selama merawat kedua orang tuanya, Fendi sempat berhenti bersekolah.

“Memang selama merawat orang tuanya, di berhenti sekolah. Tapi, harapannya segera mau bersekolah lagi,” katanya. Saat ini berbagai pihak juga terus melakukan pendampingan terhadap keluarga tersebut agar kebutuhan pendidikan dan kesehatan mereka dapat terpenuhi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

IRGC Tegaskan Selat Hormuz Tak Ditutup, Hanya Dikendalikan Iran

IRGC Tegaskan Selat Hormuz Tak Ditutup, Hanya Dikendalikan Iran

News
| Minggu, 15 Maret 2026, 19:07 WIB

Advertisement

Destinasi Wisata dengan Panorama Samudera dari Atas Karang Gunungkidul

Destinasi Wisata dengan Panorama Samudera dari Atas Karang Gunungkidul

Wisata
| Sabtu, 14 Maret 2026, 10:32 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement