Advertisement
Tol Fungsional Purwomartani Dibuka, Arus Mudik KP Diprediksi Landai
Kapolres Kulonprogo, AKBP Ridho Hidayat saat meninjau langsung pos terpadu arus mudik lebaran 2026 di Kapanewon Temon belum lama ini untuk memastikan kesiapan personel dalam melayani pemudik. Ist
Advertisement
Harianjogja.com, KULONPROGO—Pembukaan pintu Tol Fungsional Purwomartani di Sleman menjelang arus mudik Lebaran 2026 diperkirakan memengaruhi pergerakan kendaraan yang masuk ke Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kulonprogo memprediksi arus pemudik yang melintasi wilayah Kulonprogo tidak akan terlalu signifikan.
Prediksi tersebut muncul karena sebagian besar pemudik diperkirakan memilih akses masuk DIY melalui pintu Tol Fungsional Purwomartani. Jalur tersebut dinilai lebih cepat dan langsung menuju kawasan perkotaan Yogyakarta dibandingkan harus melintasi wilayah Kulonprogo.
Advertisement
Kepala Satlantas Polres Kulonprogo, AKP Kristiyono menilai, meskipun terdapat kemungkinan peningkatan kendaraan yang melintas di wilayah Bumi Binangun, lonjakan tersebut diperkirakan tidak terlalu besar. Hal itu karena pembukaan pintu tol tersebut akan menjadi pilihan utama bagi pemudik yang hendak memasuki wilayah DIY.
Kecuali bagi pemudik yang memang tujuannya ke Kulonprogo.
BACA JUGA
"Lantaran pemudik diprediksi akan lebih banyak melewati Pintu Tol Fungsional di Purwomartani," katanya kepada wartawan, Minggu (15/03/2026). Tol Purwomartani diketahui mulai dioperasikan secara fungsional pada 16 Maret 2026 mendatang khusus untuk kendaraan yang hendak memasuki wilayah DIY.
Dengan adanya jalur tol tersebut, arus lalu lintas di wilayah Kulonprogo selama masa mudik Lebaran 2026 diperkirakan relatif lebih landai. Meski demikian, Kristiyono memastikan kepolisian tetap menyiapkan langkah antisipasi, termasuk kemungkinan penerapan rekayasa lalu lintas apabila terjadi kepadatan kendaraan di titik tertentu.
"Ketika terjadi antrean panjang kendaraan di persimpangan jalur utama, akan kami lakukan penarikan kendaraan secara manual," ucapnya.
Polres Kulonprogo juga telah melakukan koordinasi dengan Polres Bantul untuk mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas di wilayah perbatasan Sentolo dan Sedayu. Koordinasi ini dilakukan untuk memastikan pengaturan arus kendaraan dapat berjalan lancar apabila terjadi lonjakan kendaraan.
Sementara itu, Kapolres Kulonprogo, AKBP Ridho Hidayat menambahkan, dalam rangka pengamanan arus mudik Lebaran 2026, Polres Kulonprogo mendirikan empat pos pengamanan di sejumlah titik strategis.
Totalnya ada 376 personel gabungan yang diterjunkan untuk mengamankan arus mudik dan arus balik Lebaran.
"Empat pos terdiri dari satu pos terpadu di Temon, dan tiga lainnya pos pengamanan di Terminal Wates, Jembatan Kabanaran dan Pasar Baru Sentolo," ungkapnya.
Keempat pos tersebut akan dimanfaatkan sebagai pusat koordinasi bagi personel gabungan dalam memantau situasi lalu lintas serta memberikan pelayanan kepada masyarakat selama periode mudik Lebaran.
Jalan Nasional di Kapanewon Temon yang menjadi penghubung langsung antara Kulonprogo dan Purworejo juga menjadi salah satu titik yang mendapat perhatian khusus dari kepolisian. Pasalnya, di ruas jalan tersebut sering ditemukan pengendara yang melaju dengan kecepatan tinggi.
"Kami mengimbau warga sekitar lebih berhati-hati saat melewati Jalan Nasional di Temon termasuk saat ingin menyeberang dari arah selatan ke utara atau sebaliknya," ucap Ridho.
Ia memastikan seluruh personel yang berjaga di empat pos pengamanan tersebut akan selalu dalam kondisi siaga untuk menerima laporan masyarakat, memberikan pelayanan, serta melakukan penguraian arus lalu lintas apabila terjadi kepadatan kendaraan selama arus mudik Lebaran 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
KemenHAM Minta Polisi Percepat Kasus Air Keras Aktivis KontraS
Advertisement
Destinasi Wisata dengan Panorama Samudera dari Atas Karang Gunungkidul
Advertisement
Berita Populer
- Masalah THR Lebaran di Bantul Muncul, 1 Kasus Naik ke DIY
- Suara Ibu Indonesia Desak Negara Lindungi Aktivis dari Teror Air Keras
- Jadwal Lengkap KRL Jogja-Solo 15 Maret 2026, Tarif Rp8.000
- Jadwal KRL Solo ke Jogja Minggu 15 Maret 2026, Tarif Rp8.000
- Jadwal Imsakiyah Jogja 15 Maret 2026, Cek Waktu Sahur dan Buka
Advertisement
Advertisement







