Event Bersponsor Rokok Kembali Digelar di Kulonprogo Seusai 12 Tahun
Event bersponsor rokok kembali digelar di Kulonprogo setelah 12 tahun. Pesta rakyat di Alun-alun Wates libatkan UMKM, wisata, dan hiburan.
Ilustrasi Biawak.magnific.com
Harianjogja.com, KULONPROGO—Suasana tenang di ruang kamar jenazah RSUD Wates mendadak berubah mencekam pada Selasa (9/6/2026) siang. Seekor biawak berukuran jumbo tiba-tiba muncul dan menimbulkan suara gaduh dari dalam Ruang Merta.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 13.30 WIB itu sempat membuat petugas rumah sakit panik. Pasalnya, ruangan dalam kondisi tertutup rapat dan kosong, tanpa aktivitas maupun keberadaan jenazah saat kejadian berlangsung.
Kepala Seksi Damkar dan Penyelamatan BPBD Kulonprogo, Raden Chris Hartanto, menjelaskan laporan pertama diterima dari petugas RSUD yang mendengar suara mencurigakan dari dalam kamar jenazah.
“Petugas mendengar suara ‘gludak-gluduk’ cukup keras dari dalam Ruang Merta. Karena curiga, mereka langsung menghubungi kami,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Kemunculan Misterius di Ruang Tertutup
Asal-usul kemunculan biawak tersebut hingga kini masih menjadi tanda tanya. Tidak ada saksi yang melihat langsung reptil itu masuk ke dalam ruangan. Saat suara gaduh terdengar, kondisi kamar jenazah benar-benar tertutup dan tidak ada aktivitas.
Beruntung, saat kejadian tidak ada jenazah yang disemayamkan di ruangan tersebut. “Kalau ada isinya, tentu situasinya bisa lebih rumit,” tambah Chris.
Evakuasi Dramatis oleh Damkar
Mendapat laporan tersebut, tim Damkar Kulonprogo langsung bergerak cepat menuju lokasi. Setibanya di rumah sakit, petugas mendapati ruangan masih dalam kondisi tertutup, sehingga ruang gerak biawak relatif terbatas.
Namun, proses evakuasi tidak berjalan mudah. Biawak tersebut sempat panik dan bergerak agresif, melompat-lompat serta berusaha kabur dari kejaran petugas.
Dengan teknik penanganan satwa liar dan koordinasi yang sigap, petugas akhirnya berhasil melumpuhkan dan mengevakuasi biawak tersebut tanpa menimbulkan korban maupun kerusakan fasilitas rumah sakit.
Diduga Berasal dari Area Persawahan
Chris menduga kemunculan biawak ini berkaitan dengan lokasi RSUD Wates yang berdekatan dengan area persawahan. Jarak antara kamar jenazah dengan lahan terbuka diperkirakan hanya sekitar 10–15 meter.
Kondisi lingkungan tersebut memungkinkan satwa liar seperti biawak masuk ke area permukiman, bahkan hingga ke dalam bangunan.
Diamankan dan Akan Dilepasliarkan
Saat ini, biawak tersebut telah diamankan di markas Damkar Kulonprogo dalam kondisi hidup dan tanpa luka. Rencananya, hewan tersebut akan diserahkan kepada pihak yang berkompeten atau dilepaskan kembali ke habitat alaminya yang jauh dari aktivitas manusia.
Chris memastikan tidak ada korban luka dalam insiden ini. “Situasi sudah aman terkendali, dan tidak ada kerusakan fasilitas,” tegasnya.
Kejadian ini menjadi pengingat bahwa interaksi antara manusia dan satwa liar masih berpotensi terjadi, terutama di wilayah yang berbatasan langsung dengan alam terbuka.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Event bersponsor rokok kembali digelar di Kulonprogo setelah 12 tahun. Pesta rakyat di Alun-alun Wates libatkan UMKM, wisata, dan hiburan.
Kasus pesta di kelab malam Karawang, 3 tersangka ditetapkan. Pemprov Jabar siapkan pembinaan bagi pelajar yang terlibat.
Kemenhaj bongkar kasus penipuan haji 2026 di Makkah, dari badal haji fiktif hingga penggelapan dana miliaran rupiah.
Program Koperasi Desa Merah Putih di Batang masih menghadapi kendala regulasi, lahan, dan pembangunan. Simak kondisi terbaru dan tantangannya.
Tak hanya Parangtritis, pantai-pantai di Bantul bagian barat kini jadi favorit wisatawan yang mencari suasana tenang dan nyaman.
BPJS Kesehatan memprediksi biaya JKN naik hingga Rp35 triliun akibat Perpres baru. Simak dampak, penyebab, dan potensi penyesuaian iuran.