Guardiola Siap Tempur di Final Piala FA, Chelsea Tak Gentar di Wembley
Manchester City vs Chelsea di final Piala FA Wembley. Guardiola dan McFarlane siap duel perebutan gelar.
Foto kubah lava baru Merapi/Ist-BPPTKG
Harianjogja.com, JOGJA-Guguran lava pijar Gunung Merapi kembali muncul pada Jumat (23/11/2018). Meski kemunculan lava pijar tersebut bukan kali pertama terjadi, hal itu belum membahayakan penduduk. Namun, kegiatan pendakian Gunung Merapi untuk sementara tidak direkomendasikan oleh Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Jogja, kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian berkaitan dengan upaya mitigasi bencana.
"Kami tetap menghimbau agar masyarakat beraktitivitas seperti biasa dan diperbolehkan menyaksikan aktivitas guguran lava dalam jarak aman, tiga kilometer dari puncak," katanya Kepala Badan Penelitian dan Pengembang Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Jogja, Haniek Humaidah saat dihubungi Harianjogja.com, Sabtu (24/11/2018) malam.
Ia mengungkapkan guguran lava pijar tersebut tidak hanya terjadi pada Jumat kemarin. Sebelumnya hal yang sama juga terjadi. BPPTKG bahkan mencatat guguran lava sebanyak empat kali ke bukaan kawah, hulu kali Gendol.
"Lava pijar sudah keluar dari kemarin-kemarin, arah lebih banyak ke barat laut," jelas Hanik.
Berdasarkan data BPPTKG, guguran lava pijar pada Jumat lalu terjadi pukul 19.05 WIB. Jarak luncurnya hanya 300 meter. Meski begitu, intensitas guguran masih dinilai rendah dengan potensi material yang kecil. Kondisi tersebut dinilai belum membahayakan penduduk. Berdasarkan data aktivitas vulkanik Merapi tersebut, BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi pada level II atau waspada.
"Status Merapi masih Waspada," kata Haniek.
Seiring dengan pertumbuhan kubah lava, BPPTKG menyebutkan, guguran lava mulai terjadi sejak Rabu (22/8) dan dominan mengarah ke barat laut, namun saat itu guguran terjadi masih dalam area kawah. Sebulan setelah itu, guguran lava juga terjadi pada Selasa (25/9) pukul 4.06 WIB meluncur ke dalam dasar kawah pada sektor Barat Laut Merapi. Gunung yang berada di ketinggian 2968 meter di atas permukaan laut (mdpl) ini dinilai sampai saat ini masih kondusif.
Berdasarkan data pengamatan aktivitas Gunung Merapi periode 16-22 November 2018, BPPTKG mencatat volume kubah lava per 21 November 2018 sebesar 308.000 meter kubik dengan laju pertumbuhan rata-rata 2.600 meter kubik per hari. Pertumbuhan sedikit lebih tinggi dari pekan sebelumnya. Aktivitas kegempaan tercatat sebanyak 28 kali gempa Hembusan (DG), dua kali gempa Vulkanik Dangkal (VTB), dua kali gempa Fase Banyak (MP), 261 kali gempa Guguran (RF), 21 kali gempa Low Frekuensi (LF) dan empat kali gempa Tektonik (TT).
Siaran Pers 24 November 2018, mengenai kejadian Guguran lava di #merapi dpt disimak dalam info grafis berikut. @KementerianESDM @kabargeologi @vulkanologi_mbg @humas_jogja @humasjateng @BNPB_Indonesia @jalinmerapi pic.twitter.com/QPX1MTIVR8
— BPPTKG (@BPPTKG) November 24, 2018
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Manchester City vs Chelsea di final Piala FA Wembley. Guardiola dan McFarlane siap duel perebutan gelar.
Harga LPG non-subsidi di Kulonprogo naik sekitar Rp10 ribu per tabung, penjualan mulai menurun di sejumlah pangkalan.
Leo/Daniel naik peringkat BWF usai juara Thailand Open 2026, diikuti perubahan ranking atlet bulu tangkis Indonesia lainnya.
Van Gastel soroti laga tanpa penonton di Liga Indonesia, sambil menikmati musim perdana bersama PSIM Jogja.
Perencanaan dana kurban sejak dini membantu meringankan beban finansial dan membuat ibadah Iduladha lebih teratur dan tenang.
PT KAI Daop 4 Semarang tutup 6 perlintasan sebidang tidak dijaga sepanjang 2026. Langkah tegas diambil demi menekan angka kecelakaan di perlintasan sebidang.