PMI Gunungkidul Siapkan Donor Darah Mobile Jaga Ketersediaan Stok
PMI Gunungkidul memastikan stok darah aman dan menyiapkan donor darah mobile hingga akhir Agustus untuk menjaga ketersediaan darah.
Ilustrasi kebakaran./Reuters
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Diduga stres dan mengalami gangguan jiwa, SY, 36, warga Dusun Sambirejo, Desa Semanu, Kecamatan Semanu, nekat membakar sepeda motor Suzuki Shogun milik keluarganya, Jumat (21/6/2019).
Sebelum kejadian, keluarga curiga karena SY berperilaku aneh dan tidak mau minum obat. Saat kakak SY bernama Supartinah tengah memasak di dapur, pelaku mengeluarkan sepeda motor dari dalam rumah dan kemudian membakarnya di halaman. “Tahu-tahu api sudah membesar,” kata Supartinah, Jumat. Dia menjelaskan SY sejak lama menderita gangguan jiwa. Upaya perawatan sudah dilakukan, namun SY tak kunjung sembuh.
Supartinah menjelaskan, aksi nekat yang dilakukan SY bukan yang pertama kali. Pada 2017, pelaku juga sempat membakar rumah yang ditinggali.
Kepala Unit Reskrim, Polsek Semanu, Iptu Sujino membenarkan peristiwa pembakaran sebuah motor dengan pelaku SY. Namun berdasarkan informasi dari pihak keluarga, pelaku nekat membakar motor karena mengalami gangguan jiwa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PMI Gunungkidul memastikan stok darah aman dan menyiapkan donor darah mobile hingga akhir Agustus untuk menjaga ketersediaan darah.
Sebanyak 656 personel gabungan disiagakan untuk mengamankan rangkaian Tipitaka Chanting dan Asalha Mahapuja 2570 BE/2026 di Candi Borobudur.
Prabowo meminta simulasi baru kenaikan harga minyak untuk menjaga APBN dan harga BBM subsidi tetap stabil hingga akhir 2026.
Sebanyak delapan SPPG di Gunungkidul belum beroperasi sehingga ribuan siswa masih menunggu penyaluran Program Makan Bergizi Gratis.
BRI Peduli menggelar kegiatan edukatif Hari Anak Nasional 2026 di enam sekolah penerima Program Ini Sekolahku.
Utang pemerintah melalui SBN mencapai Rp501,2 triliun hingga Juni 2026 atau 62,7% dari target APBN 2026.