BP Tapera Tebar Rp8,83 Triliun Buat Pejuang KPR, Ini Realisasinya
Selama Januari 2024-awal Mei 2024, BP Tapera telah menyalurkan dana untuk kredit pemilikan rumah (KPR) bersubsidi sebesar Rp8,83 triliun.
Ilustrasi internet/JIBI-Bisnis.com
Harianjogja.com, KULONPROGO—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo berharap Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) yang ada di tiap desa bisa berinovasi dalam membuat program pemberdayaan masyarakat agar kesadaran informasi pada masyarakat meningkat.
Kepala Seksi Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik (PIKP) Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kulonprogo, Heri Budi Santosa mengatakan KIM bisa digunakan untuk mengembangkan potensi yang ada di daerah.
“Tidak seperti organisasi karang taruna saja, tetapi bisa lebih dari itu. KIM dapat lebih aktif dan intensif dalam menggelola program yang sudah dibuat, tidak setengah-setengah, sehingga program tersebut dapat dirasakan anggota KIM dan masyarakat,” ujar Heri, Kamis (20/6/2019).
Ia mengatakan Diskominfo Kulonprogo akan lebih intens memberikan pendampingan agar KIM yang sudah menjalankan program tidak stagnan dan bisa lebih berkembang lagi. Ia mengharapkan KIM bisa berkembang sesuai dengan visi misinya yaitu memberdayakan, memfasilitasi, dan mendinamisasi pelayanan informasi.
Salah satu contoh KIM di Kulonprogo yang saat ini sudah berjalan yaitu KIM Nyi Ageng Serang (NAS) Community di Sentolo. Ketua KIM NAS Community, Zazin Sulaiman, mengatakan untuk dapat berkembang, partisipasi dari masyarakat pada KIM sangat diperlukan.
KIM NAS Community saat ini sudah membuat Media Center Tuksono sebagai wadah warga Desa Tuksono, Sentolo dalam mengetahui informasi dan sosialisasi dari berbagai program Pemkab Kulonprogo, desa maupun swasta.
“Ada juga pembuatan wifi area sebagai pusat informasi dan belajar wirausaha,” ujar Zazin. Program dari KIM NAS Community yang sudah berjalan antara lain donor darah yang dilakukan tiga bulan sekali, konseling remaja, penanaman pohon jati, pengadaan perpustakaan dan taman baca.
Menurutnya, KIM di desa dapat menjadi komunitas pengguna atau pengelola informasi dan dapat memberdayakan anggotanya. “Jadinya, kami dapat memilih informasi yang dibutuhkan bagi kepentingan pribadi, kelompok, dan masyarakat,” ucap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Selama Januari 2024-awal Mei 2024, BP Tapera telah menyalurkan dana untuk kredit pemilikan rumah (KPR) bersubsidi sebesar Rp8,83 triliun.
KPK buru keterangan Heri Black usai rumahnya digeledah terkait kasus korupsi Bea Cukai. Sempat mangkir, perannya kini disorot.
Penemuan jasad Pariman terkubur di dapur rumah di Boyolali gegerkan warga. Polisi masih selidiki penyebab kematian.
Kulonprogo gabungkan OPD akibat kekurangan ASN. Sebanyak 345 PNS pensiun, rekrutmen minim, birokrasi dirampingkan.
Dosen UNISA Jogja jadi dosen tamu di UKM Malaysia, kupas kesehatan mental, otak, hingga isu bunuh diri lintas disiplin.
Indonesia jadi target baru sindikat judi online dan scam internasional. 320 WNA ditangkap di Jakarta, DPR minta pengawasan diperketat.