Puluhan Mahasiswa UNJ Kunjungi Harian Jogja
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Ilustrasi PPDB./Harian Jogja-Uli febriarni
Harianjogja.com, BANTUL—Kepala SMAN 1 Bantul Titi Prawiti menilai sosialisasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019 masih minim sehingga banyak orang tua calon siswa yang belum paham dan kemudian protes ke sekolah.
Titik mencontohkan orang tua calon siswa yang menganggap pilihan sekolah 1, 2, dan 3 harus menggunakan jalur zonasi semua. “Padahal pilihan bisa dikombinasikan antara jalur zonasi dan jalur prestasi. Yang tidak bisa itu kan jalur kepindahan orang tua harus sesuai dengan tempat domisili,” kata Titi, saat ditemui di SMA 1 Bantul, Rabu (26/6/2019).
Soal jalur prestasi juga sempat menimbulkan persoalan karena pada hari pertama pendaftaran hanya nilai ujian nasional murni yang masuk sistem. Namun, pada hari kedua pendaftaran, nilai prestasi akademik dan nonakademik baru dimunculkan.
Selain itu, pengambilan token juga belum dipahami. Banyak orang tua yang menganggap token harus cepat diambil, padahal tidak berpengaruh karena yang diutamakan adalah yang mendaftar lebih dulu lewat daring.
Titik mengatakan semua regulasi dari Peraturan Menteri sampai Peraturan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) juga harus disosialisasikan lebih awal kepada sekolah-sekolah sehingga tidak membingungkan siswa. “Kami dari sekolah juga mensosialisasikan tapi lewat website kan tidak maksimal,” ujar Titik.
Dalam PPDB di SMAN 1 tahun ini, dari kuota 372 untuk IPA dan IPS sudah terpenuhi sejak hari pertama pendaftaran. Pada hari kedua dan ketiga, panitia tinggal menggeser-geser jalur prestasi.
Jalur zonasi untuk IPA sebanyak 242 siswa, prestasi 12 siswa, jalur khusus kepindahan orang tua satu siswa, dan jalur surat keterangan tanda miskin (SKTM) 15 siswa. Sementara IPS jalur zonasi 61 siswa, prestasi tiga siswa, dan SKTM delapan siswa, sementara jalur khusus kepindahan orang tua tidak ada.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Ramalan zodiak 13 Agustus 2026 untuk asmara, karier, dan keuangan. Ada 5 zodiak yang rentan bosan dengan pasangan. Simak prediksi lengkapnya di sini
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan berdasarkan data resmi KAI Access.
BMKG memprakirakan mayoritas wilayah di DIY cerah pada Kamis 13 Agustus 2026. Bantul berpotensi berawan, sementara Kota Jogja terpanas.
Kiper 16 tahun Athaullah Daib motoran dari Gunungkidul ke Jogja demi latihan PSIM setelah dipromosikan dari EPA U-16 ke tim senior.