Resmi, Sekolah Tatap Muka DIY Dicoba April 2021
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY menargetkan uji coba pembelajaran tatap muka untuk 10 sekolah tingkat SMA dan SMK di DIY dilaksanakan pada pertengahan April 2021.
Ilustrasi koperasi.
Harianjogja.com, WATES--Dinas Perdagangan (Disdag) Kulonprogo mulai mengintensifkan pembentukan koperasi simpan pinjam di pasar-pasar tradisional. Hal ini dilakukan untuk mengatasi keberadan rentenir pasar yang membuat para pedagang terlilit hutang dalam jumlah besar.
Kepala Disdag Kulonprogo, Iffah Mufidati mengatakan hadirnya koperasi simpan pinjam dapat menjadi rujukan para pedagang pasar tradisional untuk meminjam uang. Koperasi ini bisa dikelola langsung oleh paguyuban pasar maupun dipihakketigakan tergantung kesepakatan.
"Jadi, mereka [pedagang] yang butuh modal usaha, bisa pakai koperasi, nanti pengelolaan koperasi dapat dipegang oleh pedagang, termasuk pembayaran iuran dan bagi hasilnya," kata Iffah, Selasa (2/7/2019).
Program ini dimulai dari Pasar Bela Beli Barteg (Barat Teteg). Pasar yang pekan lalu baru diresmikan tersebut bakal menjadi percontohan koperasi simpan pinjam pedagang pasar tradisional Kulonprogo. Dengan begitu, budaya meminjam uang ke renternir bisa dikikis secara perlahan.
Adapun untuk pasar tradisional lainnya di Kulonprogo, terutama yang renternirnya sudah merajalela, dinas akan melakukan pemetaan. Setelah itu dicarikan solusi terbaik. Salah satu solusi yang bisa diterapkan setidaknya dalam satu dua tahun ke depan yakni membangun kerjasama antara Disdag dengan pihak perbankan.
Nantinya, bank yang sudah bekerja sama dengan jawatan tersebut, bakal meluncurkan program peminjaman yang mudah dan bunga murah. "Perbankan juga akan diminta tidak mempersulit birokrasi peminjamannya," tambah Iffah.
Pengelola Pasar Bela Beli Barteg, Zuharsono mengatakan siap bekerjasama dengan pihak manapun untuk mengurangi ketergantungan pedagang terhadap renternir. Termasuk program pembentukan koperasi simpan pinjam dan kerja sama dengan perbankan yang akan segera diterapkan dalam waktu dekat ini.
Dia berharap dengan langkah ini, pedagang bisa bebas dari lilitan utang rentenir. Terlebih adanya koperasi dapat memberikan kemudahan pedagang untuk meminjam uang karena memiliki bunga rendah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY menargetkan uji coba pembelajaran tatap muka untuk 10 sekolah tingkat SMA dan SMK di DIY dilaksanakan pada pertengahan April 2021.
Kebiasaan langsung cek ponsel saat bangun tidur bisa menjadi tanda kecanduan digital yang berdampak pada kesehatan mental dan fokus.
Kemnaker membuka pendaftaran bantuan TKM Pemula 2026 hingga 17 Mei untuk calon wirausaha mandiri.
Volkswagen menunda peluncuran Golf EV hingga akhir dekade sambil fokus mengembangkan lini mobil listrik seri ID.
Maverick Viñales kembali tampil di MotoGP Catalunya 2026 setelah absen tiga seri akibat operasi bahu.
Tips traveling aman saat gelombang panas agar terhindar dari dehidrasi, heatstroke, dan kelelahan selama liburan.