WFH Tak Harus 50 Persen, Pemda DIY Sesuaikan Kebutuhan OPD
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Ibadah haji. /REUTERS-Ammar Awad
Harianjogja.com, JOGJA--Para calon jemaah haji (calhaj) dari Kota Jogja diimbau untuk mewaspadai cuaca ekstrem di Tanah Suci.
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Jogja, Lana Unwanah, mengatakan suhu di Arab Saudi saat ini diprediksi berkisar 50 derajat Celcius. Selain cuaca panas, kelembapan yang rendah juga dikhawatirkan memicu terjadinya heat stroke atau serangan panas.
Untuk mengantisipasi hal ini, ia menyarankan para jamaah menghindari tempat-tempat panas. Jika harus keluar ruangan, maka disarankan untuk menggunakan alat pelindung seperti payung, topi, dan diusahakan berwarna putih.
“Selain itu sebaiknya para jamaah selalu menggunakan masker yang dibasahi semprotan air. Masker ini berguna untuk melembapkan udara pernafasan sehingga terhindar dari iritasi tenggorokan. Jamaah juga harus banyak minum, tidak hanya saat haus, setidaknya satu jam sekali minum satu gelas air,” ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Sekda DIY soroti alih fungsi lahan dan pentingnya data dalam kebijakan untuk menjaga ketahanan pangan dan pembangunan berkelanjutan.
Instalasi Sunflower Angel di Candi Prambanan viral, hadirkan wisata estetik dan pengalaman seni unik yang diserbu ribuan pengunjung.
BI DIY dan TPID luncurkan MRANTASI PKK 2026 untuk tekan inflasi lewat budidaya cabai dan ketahanan pangan rumah tangga.
Menag dorong kurikulum ekoteologi di pesantren untuk bangun kesadaran cinta alam, manusia, dan Tuhan secara utuh.
Pemerintah siapkan digital single ID berbasis AI untuk bansos lebih tepat sasaran dan kurangi kebocoran anggaran.