Kekerasan Daycare Jogja, 53 Anak Jadi Korban, Pemda DIY Turun Tangan
53 anak jadi korban kekerasan daycare di Jogja, Pemda DIY beri pendampingan dan dorong penegakan hukum.
Ibadah haji. /REUTERS-Ammar Awad
Harianjogja.com, JOGJA--Para calon jemaah haji (calhaj) dari Kota Jogja diimbau untuk mewaspadai cuaca ekstrem di Tanah Suci.
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Jogja, Lana Unwanah, mengatakan suhu di Arab Saudi saat ini diprediksi berkisar 50 derajat Celcius. Selain cuaca panas, kelembapan yang rendah juga dikhawatirkan memicu terjadinya heat stroke atau serangan panas.
Untuk mengantisipasi hal ini, ia menyarankan para jamaah menghindari tempat-tempat panas. Jika harus keluar ruangan, maka disarankan untuk menggunakan alat pelindung seperti payung, topi, dan diusahakan berwarna putih.
“Selain itu sebaiknya para jamaah selalu menggunakan masker yang dibasahi semprotan air. Masker ini berguna untuk melembapkan udara pernafasan sehingga terhindar dari iritasi tenggorokan. Jamaah juga harus banyak minum, tidak hanya saat haus, setidaknya satu jam sekali minum satu gelas air,” ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
53 anak jadi korban kekerasan daycare di Jogja, Pemda DIY beri pendampingan dan dorong penegakan hukum.
BMKG memprakirakan cuaca DIY pada Rabu 29 Juli 2026 didominasi cerah berawan hingga berawan. Gunungkidul menjadi satu-satunya wilayah yang diprediksi cerah sepa
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya berdasarkan data resmi KAI Access.
Jalan Jetis-Karangsemut Bantul ditutup 29-31 Juli 2026 untuk pemasangan box culvert dan pengaspalan. Simak jadwal serta jalur alternatifnya.
Produksi perikanan budidaya Sleman mencapai 29.167 ton dengan nilai Rp810,7 miliar hingga Juni 2026. Pemkab mewaspadai dampak musim kemarau.
Seorang PNS Dinkes Kulonprogo rutin bersepeda ontel ke kantor untuk menjaga kebugaran sekaligus mendukung efisiensi BBM usai harga Pertamax naik.