Solo Prioritaskan Guru dan Nakes di CASN 2026
Wali Kota Solo Respati Ardi prioritaskan guru dan nakes dalam rekrutmen CASN. Pemkot kejar solusi kekurangan tenaga pendidikan.
Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan (DPPKP) Bantul, Pulung Haryadi. Harian Jogja/Kiki Lumqanul Hakim (ST16).
Harianjogja.com, BANTUL – Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan (DPPKP) Bantul, Pulung Haryadi menyampaikan ada 32 kelompok petani penangkar benih yang menerapkan Siperkasa (Sistem Penjemuran Karya Santoso).
Menurutnya kelompok petani tersebut tertarik karena Siperkasa mempunyai keunggulan yaitu mampu menghasilkan benih padi dengan daya tumbuh yang tinggi. Saat benih yang ditanamkan menggunakan Siperkasa diuji daya tumbuhnya mencapai angka di atas 93%.
“Jadi setelah diuji para petani jadi senang karena hasilnya memuaskan, waktu untuk menjemur padi juga terhitung singkat yaitu tiga sampai empat hari, kalau tidak menerapkan sistem ini bisa mencapai sepekan,” kata Pulung ketika ditemui Harianjogja.com pada Senin (15/7/2019).
Sedangkan keunggulan lainnya yaitu benih yang dijemur dengan Siperkasa tidak akan terganggu oleh cuaca, kotoran, dan kadar airnya sedikit. Biaya yang dikeluarkan oleh petani untuk membuat alat ini pjn terhitung murah yaitu Rp1,5 juta.
“Dengan biaya sekian itu mereka sudah tidak perlu repot untuk menjemur padi di pinggir jalan, cukup di dalam rumah atau di pekarangan rumah, jadi petani tidak takut ketika matahari tidak muncul. Satu set sistem ini bisa untuk luasan 72 meter persegi atau untuk satu ton benih padi.” lanjut Pulung.
Inovasi asli Bantul ini tidak hanya mampu digunakan satu kali, namun bisa berkali-kali. Hal ini dipengaruhi oleh faktor pemakaian yang hanya dipakai pada musim panen.
“Harapan saya inovasi ini biaa diakui sebagai inovasi bermanfaat bagi sistem penjemuran tepat guna bukan dengan mesin. Siperkasa juga akan mendapatkan penghargaan dari Kemenrrian PAN-RB karena masuk top 99,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wali Kota Solo Respati Ardi prioritaskan guru dan nakes dalam rekrutmen CASN. Pemkot kejar solusi kekurangan tenaga pendidikan.
Polres Jayawijaya mencatat 24 korban tenggelam akibat jembatan gantung Wouma putus di Wamena berhasil dievakuasi tim gabungan.
Polresta Sleman buka suara soal curhatan Shinta Komala yang mengaku jadi korban kriminalisasi terkait dugaan penggelapan iPhone.
Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta menunda keberangkatan 89 calon haji nonprosedural yang memakai visa kerja hingga iqama.
Veda Ega Pratama tetap berada di posisi lima besar klasemen Moto3 2026 usai finis kedelapan pada seri Catalunya di Spanyol.
Kemenag menetapkan 1 Zulhijah 1447 H jatuh pada 18 Mei 2026 sehingga Idul Adha 2026 dirayakan Rabu, 27 Mei 2026.