Bukan Mahasiswa UNY, Ini Penjelasan RSUP Dr Sardjito tentang Warga Jepang yang Dirawat di Ruang Isolasi
Seorang WNA asal Jepang dirawat di RSUP Dr Sardjito, dia datang ke RSUP Dr Sardjito pada Selasa (3/3/2020) sekitar pukul 15.00 WIB.
Ilustrasi Buku/Reuters
Harianjogja.com, WONOSARI — SMAN 1 Wonosari akan membagi-bagikan buku secara gratis guna memperingati lustrum yang ke-55 pada 1 Agustus 2019 mendatang. Tema literasi dipilih untuk meningkatkan minat baca masyarakat khususnya di pedesaan.
Pada 2018 silam, SMAN 1 Wonosari mendapat juara 1 dalam Lomba Perpustakaan di tingkat nasional, sehingga ingin berkontribusi untuk masyarakat. Pembagian buku sebagai bentuk keprihatinan akan taman bacaan untuk masyarakat yang koleksi bukunya didominasi bacaan orang dewasa. Pembagian buku itu akan menyasar tiga lokasi antara lain Dusun Piyuyon, Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu; Dusun Muthuk, Desa Mulusan, Kecamatan Paliyan; dan Dusun Bulu, Desa Candirejo, Kecamatan Semanu.
“Pembagian buku akan dilakukan pada Sabtu [3/8] dan Minggu [4/8],” kata Ketua Panitia Lustrum SMAN 1 Wonosari Eugenius Damar Pradipta, Sabtu (20/7/2019).
Menurutnya, bagi-bagi buku ini nantinya diharapkan menstimulasi masyarakat untuk meningkatkan minat baca. Pihaknya mengajak partisipasi masyarakat untuk mendonasikan sejumlah buku dengan mendatangi stan di depan gerbang Alun-Alun Wonosari atau mengirim buku ke alamat alamat Perumahan Griyalarasati B3/4, Padukuhan Siyono Kidul, Desa Logandeng, Kecamatan Playen.
"Kami mulai menerima buku dari masyarakat pada 21 Juli hingga 30 Juli mendatang," ujarnya.
SMAN 1 Wonosari juga akan mengadakan pentas seni (pensi) di Alun-Alun Wonosari pada Oktober 2019 mendatang. “Di sana besok juga bakal ada stan untuk para pelaku UMKM dan donor darah,” ucapnya.
Salah satu guru SMA 1 Wonosari, Agus Sarjana, mengatakan ia terus memotivasi siswanya untuk berkreasi di setiap lustrum SMA 1 Wonosari. Ia menyebut lustrum ini dengan nama Evolution #11. “Kami akan memfasilitasi, memotivasi dan bertanggung jawab atas kreasi dari siswa-siswi kami,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seorang WNA asal Jepang dirawat di RSUP Dr Sardjito, dia datang ke RSUP Dr Sardjito pada Selasa (3/3/2020) sekitar pukul 15.00 WIB.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.
Jumlah menara telekomunikasi di Bantul capai 300 unit. Diskominfo sebut minat investasi mulai menurun seiring kebutuhan yang tercukupi.
X batasi unggahan hanya 50 per hari untuk akun gratis. Kebijakan ini dorong pengguna beralih ke layanan berbayar.
Jalan rusak menuju Gua Pindul Gunungkidul dikeluhkan warga. Perbaikan dijadwalkan Juli-Agustus namun belum menyeluruh.