3 Moge Disita KPK, Diduga Dibeli Pakai Dana Operasional DJBC
KPK menyita tiga moge dalam kasus korupsi Bea Cukai. Motor diduga dibeli sementara memakai dana operasional khusus DJBC.
Petugas pemantau kesehatan hewan kurban Dinas Pertanian dan Pangan Kota Jogja melakukan pemeriksaan kesehatan kambing di Jalan Pramuka, Jumat (9/8/2018)./Harian Jogja-Salsabila Annisa Azmi
Harianjogja.com, BANTUL – Menjelang Hari Raya Kurban yang jatuh pada 11 Agustus2019, Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan (DPPKP) Bantul mengimbau bagi warga yang membeli hewan kurban lebih teliti dengan mengecek hewan yang akan dibeli. Tujuannya agar hewan yang dipilih benar-benar sehat dan tidak terkontaminasi penyakit.
Kepala DPPKP Bantul, Pulung Hariyadi menyampaikan hewan kurban rentan terkena penyakit zoonosis dan beberapa penyakit lain, jika hewan tersebut tidak mendapatkan perawatan yang baik dan benar dari peternak.
“Selain Zoonosis ada juga hewan yang terinfeksi cacing hati cukup perlu diwaspadai, 2018 lalu ada 123 hewan yang terinfeksi cacing hati, 80 persen sapi dan sisanya kambing sama domba,” katanya, Senin (29/7/2019).
Pulung turut menuturkan, penyakit antraks juga patut diwaspadai ketika hendak membeli hewan kurban. Oleh karena itu pengawasan hewan kurban akan terus dilakukan oleh pihak DPPKP Bantul.
“Lebih baik sebelum membeli hewan kurban, warga harus meminta Surat Keterangan Hewan [SKH] hewan tersebut yang telah diberikan dari asalnya hal ini agar memastikan hewan kurban benar-benar sehat, RPH [Rumah Pemotongan Hewan] juga harus rajin melakukan pemeriksaan hewan yang datang,” jelas Pulung.
Sementara untuk penangan infeksi cacing hati, Pulung menyampaikan hal tersebut bisa ditangani dengan cara membuang bagian tubuh hewan yang terinfeksi. “Dengan pemotongan bagian yang terinfeksi maka hal tersebut sudah tidak jadi masalah, tapi bagian yang dipotong jangan sampai dikonsumsi,” lanjutnya.
Ia menambahkan, pada Idul Adha kali ini pihaknya memprediksi jumlah hewan kurban yang disembelih di wilayah Bantul sekitar 19.000 ekor seperti pada 2018 silam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPK menyita tiga moge dalam kasus korupsi Bea Cukai. Motor diduga dibeli sementara memakai dana operasional khusus DJBC.
Muktamar Ke-35 NU memasuki tahap penentuan Ketum PBNU. Lima calon telah disetujui Rais Aam terpilih K.H. Miftachul Akhyar.
Persib Bandung menghadapi Manila Digger di play-off ACL 2 2026-2027. Simak prediksi susunan pemain, tantangan tanpa Bobotoh, dan peluang lolos ke Grup E.
Hari Keistimewaan DIY diperingati setiap 31 Agustus. Simak sejarah, lima kewenangan khusus DIY, serta rangkaian peringatan Hari Keistimewaan 2026.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian hari ini, Senin 31 Agustus 2026, stagnan. Cek harga jual dan buyback lengkap semua ukuran.
MSN Weather di Windows 11 dilaporkan bisa menggunakan RAM hingga 1,2 GB. Simak penyebab dan cara mengurangi beban aplikasi cuaca tersebut.