Pedagang Heran, Penjualan Hewan Kurban Tahun Ini Melejit

Ilustrasi penjual kambing untuk Iduladha. - JIBI/Harian Jogja
30 Juli 2019 21:57 WIB Kiki Luqmanul Hakim (ST16). Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL – Penjualan ternak jelang hari raya Iduladha mulai melonjak.

Peternak sapi kurban asal Guwosari, Pajangan, Bantul, Muhamad Sangidun mengaku pada tahun ini penjualannya naik sebesar 25% dibandingkan dengan tahun lalu, ia mengaku tidak mengatahui apa yang membuat penjualannya naik.

“Kurang tau juga kenapa penjualan tahun ini naik segitu, bisa juga gara-gara jadi banyak masjid atau musala baru di Bantul. Tahun lalu laku 400 ekor, sedangkan sejauh ini sudah laku 500 ekor, nanti H-1 tinggal kirim,” katanya ketika ditemui Harianjogja.com pada Senin (30/7/2019).

Ia juga mengaku untuk harga per ekor ternak tidak tidak terlalu mengalami perubahan, menurutnnya masih normal yaitu dalam kisaran Rp18 juta hingga Rp22 juta. Sedangkan para pembeli kebanyakan warga Bantul.

“Untuk harga sendiri tidak beda jauh sama tahun lalu, masih dalam kisaran segitu. Tapi ada juga yang lebih mahal, harganya bisa mencapai Rp100 juta untuk sapi yang ukurannya jumbo. Kalau itu bobotnya sampai 1,2 ton,” kata Sangidun.

ia mengklaim puas dengan pelayanan dinas terkait ketika salah satu sapinya ada yang sakit. Jika ada yang sakit dirinya langsung melapor lalu dokter hewan dari dinas terkait akan segera datang dan melakukan pemeriksaan.

“Jadi saya tidak takut dengan penyakit hewan yang sering datang pada musim-musim ini, seperti Anthrak dan lainnya karena saya selalu rutin melakukan pengecekan langsung dan jika ada yang sakit saya melapor lalu akan ada dokter yang menangani,” katanya.