TPID Ikut Memantau Hewan Kurban

Seorang petugas memeriksa Sapi di Kelompok Ternak Sumber Ayu, Kecamaran Pandowoharjo, Kamis (25/7/2019). - Harian Jogja/Yogi Anugrah
28 Juli 2019 11:57 WIB Kiki Luqmanul Hakim (ST16) Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL –Jelang Hari Raya Kurban, Tim Pemantau Inflasi Daerah (TPID) Pemda DIY memantau ketersediaan hewan kurban di Bantul. Tujuan dari pemantauan ini untuk memonitor harga dan kondisi ketersediaan stok hewan kurban di wilayah Kabupaten DIY maupun kota.

Kepala Bagian Pengelolaan Stabilitas Perekonomian Daerah Setda DIY, Agnes Diniani Indriasih mengatakan stok hewan kurban saat ini sudah mencukupi sehingga pihaknya bisa segera menginformasikan kepada seluruh masyarakat.

“Tujuannya seperti itu, jika stoknya sudah mencukupi maka harganya bisa stabil bagi pembeli. Pantauan kami, stoknya sudah mencukupi untuk harganya sendiri di kisaran Rp18 juta hingga Rp20 juta, Rp20 juta itu untuk sapi ukuran normal,” katanya Selasa, (23/7/2019).

“Lalu untuk ukuran sapi jumbo harganya bisa sampai Rp100 juta, bobotnya kira-kira sampai 1,2 ton. Kemarin kami juga sudah sosialisasi untuk kesehatan hewan kurban juga, jadi per sapi mendapatkan SKKH sehat dari Puskesmas,” lanjutnya.

Dengan adanya surat SKKH tersebut pihak Agnes berharap kepada masyarskat yang ingin membeli hewan kurban harus menanyakan surat SKKH agar hewan yang akan dibeli benar-benar terjamin kesehatannya.

Selain itu untuk para peternak yang hewan sudah diperiksa juga mendapatkan surat keterangan yang isinya adalah hewan yang dijual sudah diperiksa semua dan kesehatannya juga terjaga.