Dua Kakak Beradik Jadi Pelaku Pembakaran MI YAPPI Natah
Polres Gunungkidul mengungkap dua pelaku pembakaran MI YAPPI Natah merupakan kakak beradik berusia 14 dan 15 tahun.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Retno Widiastuti saat menunujkan scan barcode Lapor Dok untuk pelaporan dan konsultasi ternak secara online. Rabu (28/1/2026). Harian Jogja/David Kurniawan.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Upaya mempercepat penanganan penyakit dan kematian ternak terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Gunungkidul melalui peluncuran layanan pelaporan daring bernama Lapor Dok, sebuah aplikasi yang memungkinkan masyarakat melaporkan kondisi ternak sakit maupun mati secara cepat dan terintegrasi.
Layanan yang digagas Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul ini dirancang sebagai sistem respons cepat untuk menangani kasus kesehatan hewan di tingkat masyarakat, sekaligus menekan risiko penyebaran penyakit menular pada ternak.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Retno Widiastuti, mengatakan penguatan layanan kesehatan hewan terus dilakukan seiring masih adanya ancaman penyakit menular seperti antraks, Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), serta lumpy skin disease (LSD) atau lato-lato pada ternak milik warga.
Menurutnya, untuk mempermudah akses pelayanan dan mempercepat respons di lapangan, dinas menghadirkan layanan berbasis digital bernama Lapor Dok atau Lapor Dokter Hewan. Aplikasi tersebut dapat diakses melalui pemindaian kode QR maupun tautan https://bit.ly/LaporDokterHewan.
“Untuk pemindaian barcode akan kami sebarluaskan melalui pusat kesehatan hewan yang kami miliki sehingga aksesnya bisa semakin mudah. Ini juga bisa dimanfaatkan masyarakat untuk konsultasi kesehatan hewan,” kata Retno, Kamis (29/1/2025).
Ia menjelaskan, Lapor Dok dapat digunakan untuk melaporkan kasus kematian ternak maupun hewan yang mengalami sakit. Dengan kemudahan akses tersebut, diharapkan respons penanganan dapat dilakukan lebih cepat sehingga potensi penularan penyakit bisa ditekan dan tidak menyebar luas.
“Kalau hewannya sakit, bisa segera dilakukan penanganan agar cepat sembuh. Namun, jika terjadi kematian, langkah ini penting untuk mencegah penularan penyakit ke hewan lain secara lebih luas,” ujarnya.
Retno menambahkan, penyakit menular pada hewan ternak tidak perlu disikapi dengan kepanikan berlebihan. Oleh karena itu, upaya sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat akan terus dilakukan, baik dalam aspek pencegahan maupun penanggulangan penyakit ternak.
“Misalnya pada kasus antraks, kami mengimbau masyarakat untuk mengubur ternak yang mati secara mendadak. Jika nekat disembelih, justru berpotensi menularkan penyakit ke manusia maupun hewan peliharaan lainnya,” ungkapnya.
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, mengapresiasi kehadiran aplikasi layanan pelaporan kesehatan hewan ternak berbasis daring tersebut. Menurutnya, inovasi ini menjadi jawaban atas masih merebaknya kasus penularan penyakit hewan di wilayah Gunungkidul.
“Ini merupakan bentuk inovasi untuk mempermudah masyarakat dalam melakukan pelaporan,” katanya.
Mbak Endah menegaskan bahwa pemerintah kabupaten berkomitmen mencegah penularan penyakit hewan ternak melalui berbagai langkah, mulai dari program vaksinasi, gerakan kebersihan kandang, hingga pemberian kompensasi bagi pemilik ternak yang mengalami kematian hewan.
Kompensasi tersebut diberikan agar bangkai ternak tidak diperjualbelikan, sehingga risiko penularan penyakit dapat ditekan. “Kemarin [Rabu 28/1/2026] kami memberikan santunan kepada pemilik ternak mati sebanyak tujuh orang. Besarannya bervariasi, mulai dari Rp1,5 juta hingga Rp5 juta per ekor,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polres Gunungkidul mengungkap dua pelaku pembakaran MI YAPPI Natah merupakan kakak beradik berusia 14 dan 15 tahun.
Komisi III DPR RI merumuskan 13 jenis tindak pidana yang menjadi sasaran RUU Perampasan Aset. Simak daftar lengkapnya.
Jepang mengeluarkan peringatan khusus hujan lebat di Fukui. Sekitar 244.000 warga diminta mengambil langkah keselamatan darurat.
Prabowo membahas penyesuaian syarat rekrutmen suku Dayak pedalaman menjadi prajurit TNI dan meminta Babinsa edukasi bahaya karhutla.
Investor mengantre masuk KEK Kendal-Batang setelah lahan terpakai 100 persen. Pemerintah menyiapkan perluasan kawasan.
Harga emas Antam hari ini 30 Agustus 2026 tetap Rp2,67 juta per gram, sedangkan harga di Pegadaian turun.