6 Kalurahan Gunungkidul Dapat SPAM, Anggaran Capai Rp1,15 Miliar
Enam kalurahan di Gunungkidul mendapat pembangunan SPAM dengan anggaran Rp1,159 miliar untuk menambah 215 sambungan rumah.
Hewan Kurban - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, BANTUL – Kebutuhan daging kambing dan domba di Kabupaten Bantul terbilang tinggi, mencapai 700–800 ekor per hari. Angka itu didorong maraknya kuliner sate kambing di wilayah ini, terutama di Sedayu, Pleret dan sekitarnya.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Bantul, Joko Waluyo mengatakan populasi kambing dan domba di Bantul saat ini sekitar 140.000–150.000 ekor. Namun, jumlah tersebut tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan harian kuliner.
“Paling besar kebutuhan di Sedayu. Ada kuliner besar yang bisa habis 30–40 ekor per hari, bahkan Pak Pong yang terbilang besar bisa 50 ekor per hari. Itu untuk hari biasa. Karena suplai lokal belum mencukupi, sebagian besar pasokan masih didatangkan dari luar Bantul,” jelas Joko, Rabu (24/9/2025).
Menurutnya, peluang beternak kambing di Bantul masih sangat menjanjikan. Untuk itu, pemerintah daerah berupaya meningkatkan populasi melalui inseminasi buatan, bantuan ternak, hingga pengawasan penyakit. “Sekarang sudah mulai banyak petani milenial yang terjun ke dunia peternakan, khususnya di Pajangan,” imbuhnya.
BACA JUGA: Siap-siap! Warga Bantul Harus Kelola Sampah Organik Mandiri
Sementara, pemilik kuliner sate kambing legendaris Pak Pong, Dzakiron mengakui usahanya memang mengandalkan pasokan daging kambing dari luar daerah. Hanya saja belakangan ini pihaknya mengklaim merasakan penurunan permintaan. “Kalau sekarang kebutuhan harian sekitar 20–25 ekor untuk tiga outlet. Kalau akhir pekan naik jadi 30 ekor,” ujarnya.
Dzakiron menyebut selama ini pihaknya mendatangkan kambing dari Temanggung, Jawa Tengah. Sebab, pasokan dari Bantul sendiri tidak mencukupi. “Biasanya saya ambil kambing usia di bawah satu tahun. Sekali stok bisa 100 ekor untuk kebutuhan lima hari,” tuturnya.
Dengan tingginya permintaan harian terutama untuk pasar kuliner, Bantul dinilai masih punya pekerjaan rumah untuk mengoptimalkan potensi peternakan lokal agar bisa memenuhi kebutuhan kuliner khas daerahnya sendiri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Enam kalurahan di Gunungkidul mendapat pembangunan SPAM dengan anggaran Rp1,159 miliar untuk menambah 215 sambungan rumah.
Perpres ojol masih difinalisasi Komdigi. Pemerintah menguji formula bagi hasil yang adil bagi pengemudi dan menjaga bisnis platform ride-hailing.
BNN menangkap MR alias Bos Gendut, buronan kasus sabu 98 kg, di salon Mangga Besar. BNN juga menyita uang dan aset Rp39,95 miliar.
Tujuh tentara AS dilaporkan tewas dalam bentrokan di USS Abraham Lincoln. Insiden disebut dipicu stres akibat perang berkepanjangan.
Satpol PP Bantul menemukan 2.704 batang rokok ilegal di dua warung di Sanden dalam operasi bersama Bea Cukai Yogyakarta.
Tim SAR masih mencari lima penumpang KMP Putri Yasmin yang belum ditemukan setelah kapal terbakar di Selat Lombok, NTB.