Pilur di 31 Kalurahan, DPRD Gunungkidul Minta Warga Cerdas Memilih
Pilur serentak digelar di 31 kalurahan Gunungkidul September 2026. DPRD meminta warga aktif mengawasi tahapan dan cerdas memilih.
Petugas puskesmas hewan saat memberikan vaksin PMK kepada hewan ternak di Butuh, Patalan, Jetis belum lama ini. Dokumentasi Istimewa
Harianjogja.com, BANTUL — Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bantul mengintensifkan program vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) bagi ternak sejak awal Januari 2026. Langkah ini menjadi upaya utama pemerintah daerah dalam menekan penyebaran virus yang sempat menyerang sejumlah hewan ternak di wilayah tersebut.
Vaksinasi gratis telah menjangkau delapan kapanewon dengan ribuan hewan menerima suntikan tahap pertama. Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPP Bantul, Novriyeni, merinci pelaksanaan vaksinasi dilakukan secara bertahap di berbagai wilayah.
Di Kapanewon Pundong, sebanyak 75 ekor sapi menerima vaksin. Wilayah Imogiri mencatat 87 ekor sapi, 145 ekor domba, serta 18 ekor kambing telah divaksin. Sementara di Pajangan, vaksinasi menjangkau 11 ekor sapi, 299 ekor domba, dan 9 ekor kambing.
Pelaksanaan vaksinasi juga dilakukan di Pleret dengan sasaran 69 ekor sapi, 78 ekor domba, dan 4 ekor kambing. Di Piyungan, sebanyak 65 ekor sapi, 168 ekor domba, serta 48 ekor kambing telah menerima vaksin. Kapanewon Pandak mencatat vaksinasi terhadap 49 ekor sapi, 103 ekor domba, dan 3 ekor kambing.
Sementara itu, di Jetis tercatat 87 ekor sapi telah mendapatkan vaksin PMK. Di Kasihan, vaksinasi menjangkau 64 ekor sapi dan 156 ekor domba.
“Hingga saat ini terdapat 23 ekor ternak yang sempat terjangkit PMK. Dari jumlah tersebut, 12 ekor sudah sembuh, dua ekor mati, dan sembilan ekor masih dalam proses penanganan,” ujar Novriyeni, Jumat (30/1/2026).
Kepala DKPP Bantul, Joko Waluyo, menegaskan vaksinasi PMK diberikan secara cuma-cuma kepada peternak sebagai bentuk perlindungan dini terhadap kesehatan hewan ternak. Program tahap pertama dijadwalkan berlangsung dari Januari hingga Maret 2026 dengan total 6.000 dosis vaksin yang disiapkan.
“Vaksinasi bertujuan membentuk kekebalan tubuh ternak agar tidak mudah terinfeksi PMK. Sasaran kami adalah ternak sehat, ternak baru lahir, serta ternak yang sebelumnya telah divaksin karena perlindungan PMK tidak cukup hanya satu kali penyuntikan,” jelasnya.
DKPP Bantul berharap melalui vaksinasi berkelanjutan ini, angka kasus PMK dapat ditekan secara signifikan sekaligus menjaga produktivitas dan keberlangsungan usaha peternakan di Kabupaten Bantul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pilur serentak digelar di 31 kalurahan Gunungkidul September 2026. DPRD meminta warga aktif mengawasi tahapan dan cerdas memilih.
Iran menolak menghentikan perang dan membuka Selat Hormuz sebelum AS memenuhi tuntutan terkait perang, aset, dan gencatan senjata.
Ford Australia tarik 13.907 unit Ranger karena side curtain airbag berisiko gagal mengembang. Pengiriman dan test drive dihentikan sementara. Perbaikan gratis m
Super League 2026/2027 akan diwarnai dominasi pelatih asing. Dari 18 klub peserta, hanya Isen Mulang FC yang menunjuk pelatih lokal, Ade Suhendra.
General Motors menghentikan penjualan mobil baru Chevrolet di China setelah 21 tahun. Meski demikian, produksi tetap berlanjut untuk memenuhi pasar ekspor globa
Status desil bansos tiba-tiba naik meski kondisi ekonomi belum berubah? Ketahui penyebab kenaikan desil, dampaknya terhadap PKH dan BPNT, serta cara mengajukan