Advertisement

Waspada Cuaca Ekstrem di DIY 23-28 Februari, Hujan Lebat Angin Kencang

Sunartono
Senin, 23 Februari 2026 - 10:07 WIB
Sunartono
Waspada Cuaca Ekstrem di DIY 23-28 Februari, Hujan Lebat Angin Kencang Ilustrasi petir di tengah cuaca ekstrem. - Pixabay

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—BMKG Yogyakarta mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem Yogyakarta untuk periode 23–28 Februari 2026. Warga di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang dalam beberapa hari ke depan.

Peringatan ini disampaikan melalui siaran pers yang dirilis Senin (23/2/2026). BMKG mencatat adanya pola siklonik di Samudera Hindia, tepatnya di selatan Pulau Jawa, yang memicu terbentuknya wilayah belokan angin (shearline) serta konvergensi atau pertemuan angin di sepanjang Pulau Jawa. Kondisi tersebut dinilai berkontribusi signifikan terhadap peningkatan pembentukan awan hujan di wilayah DIY.

Advertisement

Situasi atmosfer semakin diperkuat oleh suhu muka laut yang relatif hangat, yakni berkisar 28–30 derajat Celsius. Selain itu, fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) yang tengah berada pada fase maritime continent turut mendukung pertumbuhan awan-awan hujan di wilayah Jawa, termasuk DIY.

BMKG juga mencatat kelembapan udara pada lapisan 1,5–3,5 kilometer berada pada kisaran 70%–95%. Tingginya kelembapan ini memperbesar peluang terbentuknya awan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat selama periode peringatan berlangsung.

Potensi cuaca ekstrem Yogyakarta ini dapat memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, serta pohon tumbang. Wilayah yang diminta meningkatkan kewaspadaan meliputi Kota Yogyakarta, Kabupaten Sleman, Kulonprogo, Gunungkidul, dan Bantul.

Daerah dengan karakteristik perbukitan, lereng, dan tebing curam diimbau lebih siaga terhadap ancaman longsor. Sementara itu, masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir perlu mengantisipasi kemungkinan genangan dan banjir akibat curah hujan tinggi yang diperkirakan terjadi dalam beberapa hari mendatang.

BMKG mengimbau masyarakat untuk rutin memantau informasi resmi terkait cuaca ekstrem Yogyakarta melalui kanal resmi BMKG, baik situs web maupun media sosial. Warga juga dapat menghubungi Stasiun Meteorologi Yogyakarta melalui telepon (0274) 5041011 atau WhatsApp 085157599865 guna memperoleh pembaruan informasi cuaca secara langsung.

Kepala Stasiun Meteorologi Yogyakarta, Warjono, menegaskan pihaknya akan terus memperbarui perkembangan cuaca selama periode 23–28 Februari 2026 agar masyarakat dapat melakukan langkah mitigasi lebih dini.

Dengan meningkatnya potensi hujan lebat di Yogyakarta pada akhir Februari ini, kesiapsiagaan warga menjadi faktor penting untuk menekan risiko dampak bencana, terutama saat beraktivitas di luar ruangan maupun berada di kawasan rawan hidrometeorologi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Suriah Tuntut Penyerahan Bashar al-Assad

Suriah Tuntut Penyerahan Bashar al-Assad

News
| Senin, 23 Februari 2026, 11:27 WIB

Advertisement

Lalampa, Wisata Kuliner Khas Malut Favorit Saat Ramadan

Lalampa, Wisata Kuliner Khas Malut Favorit Saat Ramadan

Wisata
| Minggu, 22 Februari 2026, 22:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement