Pemkab Sleman Klaim Stok Hewan Kurban Tahun Ini Aman

Seorang petugas memeriksa Sapi di Kelompok Ternak Sumber Ayu, Kecamaran Pandowoharjo, Kamis (25/7/2019). - Harian Jogja/Yogi Anugrah
25 Juli 2019 17:07 WIB Yogi Anugrah Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Kebutuhan akan hewan kurban saat perayaan Iduladha awal Agustus mendatang diklaim tak ada masalah.

Kepala Bidang (Kabid) Peternakan DP3 Harjanto mengatakan berdasarkan pendataan terakhir yang dilakukan, populasi jumlah ternak sapi di Sleman mencapai 38.000, populasi kambing sekitar 23.000 ekor, dan domba sekitar 38.000 ekor. “Kalau mengacu pada data tahun lalu, kebutuhan Sapi di Sleman pada saat Iduladha itu sekitar 6.500 ekor. Jadi stoknya dipastikan aman,” kata dia, Kamis (25/7/2019).

Selain itu, kata dia, para sahibulkurban biasanya juga masih kerap membeli hewan ternak yang berasal dari luar daerah Sleman seperti Bantul, Kulonprogo, maupun Gunungkidul. Untuk itu, dia mengimbau kepada masyarakat yang membeli hewan ternak dari luar Sleman, hendaknya mencermati dokumen-dokumen hewan tersebut. “Terutama SKKH [Surat Keterangan Kesehatan Hewan]. Pada saat membeli hewan dari luar daerah sebaiknya dimintakan SKKH. Itu sebagai bentuk daripada antisipasi,” kata dia.

Selain itu dia juga mengimbau kepada sahibulkurban untuk tidak mencuci jeroan hewan yang disembelih di sungai. Pasalnya limbah jeroan tersebut bisa mencemari sungai. “Solusinya, bisa dengan lubang yang telah disiapkan sebelumnya untuk menampung isi jeroan. Sedangkan untuk membersihkan jeroannya, bisa direndam satu setengah jam dengan air kapur, kemudian dicuci,” ujar dia.

Berdasarkan pantauan yang dilakukan dinasnya, mendekati Idul Adha ini, sudah ada kenaikan harga hewan baik Sapi maupun Kambing. Untuk harga sapi, kenaikan harga berkisar Rp1 juta hingga Rp2 juta per ekor, sementara untuk kambing, kenaikan harga sekitar ratusan ribu.

Kepala bagian Pengelolaan Stabilitas Perekonomian Daerah Setda DIY Agnes Diyani Indriasari mengatakan berdasarkan pantauan yang dilakukan di beberapa tempat di DIY, stok hewan maupun harga dalam kategori yang aman. “Kenaikan harga yang ada wajar. Tidak ada lonjakan. Masih stabil dari pantauan kami,” ujar dia.