Kasus Bertambah, Cek Data Covid-19 di DIY 18 Maret
Kasus Covid-19 di DIY kembali melonjak. Pada Kamis (18/3/2021), gugus tugas setempat melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 257.
Ilustrasi AirAsia lepas landas./JIBI-Bisnis Indonesia-Paulus Tandi Bone
Harianjogja.com, KULONPROGO—Air Asia resmi membuka jalur penerbangan dari Bandar Udara Internasional Zainuddin Abdul Madjid atau biasa disebut Bandar Udara Internasional Lombok ke Bandara Internasional Yogyakarta atau Yogyakarta International Airport (YIA) mulai Kamis (1/8/2019).
“Air Asia memang sudah berencana pada 1 Agustus membuka penebangan perdana di YIA dengan rute Lombok-YIA-Lombok. Di penerbangan pertama ini ada 116 penumpang kedatangan [Lombok-YIA], sementara untuk keberangkatan [YIA-Lombok] ada 136 penumpang,” kata Pelaksana Tugas General Manager YIA, Agus Pandu Purnama, kemarin.
Dalam penerbangan perdana ini, maskapai yang telah beroperasi lebih dari dua dekade silam itu disambut dengan tradisi water salute sesaat setelah mendarat di landasan pacu YIA. Sementara para penumpang disuguhkan tarian tradisional di dua lokasi, yakni area terminal kedatangan dan keberangkatan.
Pandu mengatakan rute baru Air Asia di YIA untuk sementara dibuka pada Selasa, Kamis, Sabtu, setiap pukul 09.00 WIB. Nantinya ada evaluasi dari manajemen Air Asia terkait dengan jadwal tersebut. Jika animo masyarakat menggunakan Air Asia di rute tersebut tinggi, ada kemungkinan jadwal diubah menjadi penerbangan harian.
Salah satu penumpang Air Asia rute Lombok-YIA, Fera Irsanti, 51, mengaku cukup terkesan dengan fasilitas yang ada di YIA. Dibandingkan dengan Bandara Adisutjipto Sleman, YIA jauh lebih baik dari segi infrastruktur.
Penumpang Air Asia dengan tujuan YIA-Lombok, Rina Ambarwati, 35, mengatakan dari segi infrastruktur YIA mungkin lebih baik dibandingkan Adisutjipto tetapi untuk transportasi penunjang, dia menilai masih kurang. Itu yang kemudian membuat Rina bersama sang suami memilih menggunakan jasa transportasi daring untuk bisa sampai ke bandara ini.
Manajer Proyek YIA Taochid Purnama Hadi menmaparkan perkembangan pembangunan YIA secara keseluruhan telah mencapai 72%. Fokus pekerjaan tinggal menyelesaikan pembangunan terminal domestik beserta interior bangunannya.
Jika sudah selesai keseluruhan nanti tinggal menambahkan dekorasi bangunan berciri khas DIY dan pemasangan tenant. “Sekarang tinggal penyelesaian interior, bagian atapnya sudah hampir tertutup. Untuk target penyelesaian ditentukan sampai Desember agar awal 2020 sudah bisa beroperasi penuh,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus Covid-19 di DIY kembali melonjak. Pada Kamis (18/3/2021), gugus tugas setempat melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 257.
Polri menegaskan kesiapan operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang akan diresmikan secara serentak oleh Presiden Prabowo Subianto.
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang
Dinkes Sleman ungkap keracunan Toragan akibat Salmonella dari makanan hajatan, seluruh pasien kini telah pulih.
Prabowo resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, soroti keadilan sosial dan nilai Pancasila dalam kasus buruh Indonesia.
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.