Pilur Gunungkidul Digelar 26 September, Pemkab Minta Logistik Tuntas H-2
Pilur serentak di 31 kalurahan Gunungkidul digelar 26 September 2026. Pemkab meminta seluruh logistik, terutama surat suara, siap H-2.
Bupati Gunungkidul, Badingah, (kedua dari kanan memegang bendera) melepas truk pengangkut air bantuan dari ACT DIY di Bangsal Sewokoprojo, Wonosari, Jumat (9/8/2019)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Aksi Cepat Tanggap DIY menyerahkan bantuan air bersih ke Pemkab Gunungkidul di Bangsal Sewokoprojo, Jumat (9/8/2019). Guna mengatasi krisis air, lembaga sosial ini juga ikut membangun sumur bor yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.
Kepala Cabang ACT DIY, Bagus Suryanto, mengatakan jajarannya menyerahkan bantuan air sebanyak 12 tangki ke Pemkab. Penyerahan ini sebagai bentuk komitmen ACT untuk membantu masyarakat di Gunungkidul yang mengalami krisis air.
"Meski penyerahan simbolisasi baru dilakukan hari ini [Jumat], tapi upaya pemberian bantuan sudah kami lakukan sejak Juni, dan bantuan kali ini merupakan dropping yang ke-15," kata Bagus, Jumat.
Rencananya, sebanyak 12 truk tangki air masing-masing berkapasitas 5.000 liter ini didistribusikan ke warga di beberapa kecamatan, yakni Kecamatan Nglipar, Patuk, Gedangsari, Semin, Ngawen, Karangmojo, Ponjong, Tepus, Rongkop, Tanjungsari serta Semanu. "Penyerahan bantuan ini juga sebagai peresmian program humanity mobile water tank," katanya.
Menurut dia, bantuan air bersih yang diberikan hanya sebagai salah satu cara membantu masyarakat di Gunungkidul. Pasalnya, secara rutin ACT juga membantu dalam bentuk pembangunan sumut bor. Total hingga saat ini sudah ada 18 titik sumur bor yang dibangun dan dimanfaatkan oleh masyarakat. "Untuk sumur bor kami bangun melalui program Global Wakaf," katanya.
Untuk pembangunan biaya pembuatan per sumur wakaf dengan kedalaman 60 meter sampai 100 meter lengkap dengan instalasinya berharga Rp50 juta. Instalasi ini rata-rata bisa dimanfaatkan untuk 20 kepala keluarga. Bagus berharap bantuan yang diberikan baik berupa air maupun sumur bor dapat bermanfaat bagi warga yang membutuhkan.
Bupati Gunungkidul, Badingah, mengatakan jajarannya sangat berterimakasih atas partisipasi ACT DIY yang ikut dalam program penyaluran air bersih. Rencananya bantuan ini disalurkan ke warga yang mengalami krisis air. "Mudah-mudahan bantuan bisa meringankan beban warga yang mengalami krisis air," kata Badingah.
Menurut dia, selain menerima bantuan dari pihak ketiga, Pemkab melalui BPBD dan pemerintah kecamatan terus menyalurkan air bersih ke warga. "Pengedropan air terus dilakukan khususnya di titik-titik yang menjadi langganan krisis air saat kemarau," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pilur serentak di 31 kalurahan Gunungkidul digelar 26 September 2026. Pemkab meminta seluruh logistik, terutama surat suara, siap H-2.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Rabu 30 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini. Cek tarif dan jamnya.
Erick Thohir meminta Timnas Indonesia tak meremehkan Bangladesh pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.